Rabu, 20 Januari 2021

Materi tentang Ide dan Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang KWU kelas XI

  Nama Guru : Arif Wambudi

Mata Pelajaran : KWU

Kelas : XI ips 2

Judul materi : Ide dan Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang

Tujuan Pembelajaran : Agar anak-anak bisa mempunyai inovasi dalam berwirausaha


    Assalamualikum

anak-anak sholeh sholehah..

Jangan lupa hari ini belajar dan jangan lupa tetep patuhi ptotokol kesehatan 3M, semoga kalian selalu bersyukur, selalu bersabar, selalu semangat belajar walau dari rumah...


Untuk jadwal PJJ, masih menggunakan jadwal semester lalu ya..


Ingat sebelum memulai belajar selalu bangun subuh, laksanakan sholat subuh, sholat duha, murojaah, dan mengikuti literasi di fb dan ig sekolah...

Semangat belajar ya...


Semoga pandemi segera berakhir 


🙏🙏🙏🙏🙏🙏


1. Ide dan Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang

Menganalisis peluang usaha bertujuan untuk mencari dan melaksanakan kegiatan usaha yang menguntungkan. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali kelemahan-kelemahan yang dapat mengakibatkan kesulitan-kesulitan keberlangsungan usaha. Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang penjualan, bauran produk, investasi, pengembangan staf, pengendalian usaha, pengendalian biaya dan lain-lain.

Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangannya adalah sebagai berikut:

a. Faktor Keuntungan

Apakah usaha yang ditetapkan itu mendatangkan keuntungan atau tidak, jika setelah diperhitungkan ternyata tidak memberi keuntungan yang memadai, sebaiknya pilihan bersangkutan dibatalkan.

b. Faktor Penguasaan Teknis

Cara pembuatan produk kerajinan perlu dikuasai atau dipelajari dengan baik oleh para karyawan/pengrajin.

c. Faktor Pemasaran

Harus diteliti kemungkinan pemasaran dan prospek pemasarannya di waktu mendatang.

d. Faktor Bahan Baku

Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produk usaha kerajinan.

e. Faktor Tenaga Kerja

Pada faktor tenaga kerja ini yang perlu dipertimbangkan adalah tersedianya tenaga kerja yang murah dan kemungkinan untuk memenuhinya baik jumlah, keahlian maupun jasa.

f. Faktor Modal

Perlu dipertimbangkan kesesuaian antara modal yang disediakan dan kebutuhan jenis usaha kerajinan yang dibutuhkan.

g. Faktor Risiko

Tingkat risiko yang akan ditanggung perlu dipertimbangkan dengan besarnya keuntungan yang akan diperoleh.

h. Faktor Persaingan

Perlu dipelajari situasi yang akan terjadi dan disesuaikan dengan kemampuan menghadapinya dalam hal modal maupun pemasarannya.

i. Faktor Fasilitas dan Kemudahan

Fasilitas yang dibutuhkan untuk operasi usaha kerajinan dan kemudahan penyediaannya menjadi pertimbangan. Kemudahan yang mungkin dapat diperoleh dari pemerintah seperti pajak, dan lain-lain.

j. Faktor Manajemen

Pertimbangan penting lainnya adalah produk pengelolaannya yang paling sesuai dan bagaimana kemampuan pengusaha untuk mengelolanya. Hal ini sering diabaikan dalam mendirikan perusahaan kecil. Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah peraturan pemerintah, perizinan, pertimbangan etis, lingkungan, dan sebagainya.

Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha kerajinan sesuai dengan yang diinginkan dan sudah melalui berbagai macam pertimbangan, tugas yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha adalah mempertimbangkan hal-hal berikut:

  1. Jenis usaha kerajinan yang sesuai dengan hasrat dan minat.
  2. Jenis usaha kerajinan yang benar-benar akan membawa suatu keuntungan.
  3. Jenis usaha kerajinan yang mudah mengurus dan mengerjakannya.
  4. Jenis usaha kerajinan yang mudah memeliharanya.
  5. Jenis usaha kerajinan yang produknya disenangi dan dibutuhkan konsumen.
  6. Jenis usaha kerajinan yang bahan bakunya mudah didapat.
  7. Jenis usaha kerajinan yang mendapat dukungan serta perlindungan pemerintah.

Menganalisis peluang usaha harus dimulai dengan perencanaan yang matang dan penuh perhitungan tentang segala kemungkinan yang akan menggagalkan usaha. Kita tidak boleh asal-asalan atau meniru tanpa berpikir dan dianalisis. Dengan adanya analisis SWOT (strength = kekuatan, weakness = kelemahan, opportunity = peluang, dan threat = ancaman), berarti kalian dapat mengetahui peta peluang usaha dan ancaman apa yang ada. Dengan tersedianya informasi intern dan ekstern, maka perusahaan akan dapat mengetahui:

  1. Di mana usaha itu ada peluang (opportunity) untuk maju dan sukses?
  2. Apa saja yang akan mengancam perusahaan (threat)?
  3. Adakah kekuatan (weakness) yang membatasi atau menghambat kemampuan dalam mencapai sasaran usaha?

2. Sumber Daya yang Dibutuhkan dalam Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang

Faktor-faktor sumber daya yang pendukung keberhasilan usaha produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang adalah sebagai berikut.

a. Faktor Manusia

Faktor manusia merupakan faktor yang utama dalam pencapaian keberhasilan usaha karena manusia yang mempunyai ide dan rencana usaha, manusia juga yang akan mewujudkannya. Di sini diperlukan manusia yang beretos kerja tinggi, rajin, optimis dan pantang menyerah.

b. Faktor Keuangan

Faktor keuangan merupakan faktor penunjang keberhasilan usaha. Faktor tersebut digunakan untuk modal usaha serta pemenuhan segala pengeluaran untuk kepentingan operasi produksi seperti pembelian bahan baku, bahan pembantu, gaji pegawai, promosi, dan biaya distribusi. Dalam hal ini diperlukan kedisiplinan yang ketat dalam penggunaan dana sehingga segala kegiatan keuangan harus dicatat dan dibukukan secara rapi, teliti, dan terus-menerus.

c. Faktor Organisasi

Dengan adanya faktor organisasi maka sumber daya akan masuk pada suatu pola, sehingga orang-orang akan dapat bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan adanya organisasi berarti seorang wirausaha dapat:

  1. Mempertegas hubungan dengan para karyawan
  2. Menciptakan hubungan antar karyawan.
  3. Mengetahui tugas yang akan dijalankan.
  4. Mengetahui kepada siapa karyawan harus bertanggung jawab.
d. Faktor Perencanaan

Perencanaan usaha dapat digunakan sebagai alat pengawas dan pengendalian usaha. Oleh karena itu, perencanaan harus dibuat oleh wirausaha sejak usaha didirikan, yaitu dimulai dari:

  1. Merencanakan produk apa yang akan dibuat.
  2. Memperhitungkan jumlah dana yang diperlukan.
  3. Merencanakan jumlah produk yang akan dibuat.
  4. Merencanakan tempat pemasaran produk.
e. Faktor Mengatur Usaha

Dalam kaitannya dengan kegiatan mengatur usaha, yang perlu dilakukan wirausahawan adalah sebagai berikut:

  • Menyusun uraian tugas pokok untuk menjalankan usahanya.
  • Menyusun struktur organisasi usaha.
  • Memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan.
  • Menetapkan balas jasa dan insentif.
  • Membuat jadwal usaha.
  • Pengaturan mesin-mesin produksi.
  • Pengaturan tata laksana usaha.
  • Penataan barang-barang.
  • Penataan administrasi usaha.
  • Pengawasan usaha dan pengendaliannya.
f. Faktor Pemasaran

Faktor pemasaran produk kerajinan adalah sebagai berikut ini:

  1. Daya serap pasar dan prospeknya.
  2. Kondisi pemasaran dan prospeknya.
  3. Program pemasarannya.
g. Faktor Administrasi

Untuk menunjang kelancaran kegiatannya, sebaiknya seorang wirausaha mempunyai catatan yang rapi mengenai kegiatan dan kejadian yang terjadi setiap harinya. Catatan tersebut dibuat secara kronologis dan kemudian didokumentasikan.

32 komentar:

  1. Abdullah Wiratama
    XI IPS 2

    # Contoh kerajinan topeng: dari Yogyakarta,cirebon,bali,surakarta,dan bandung

    # Bahan membuat kerajinan topeng: Kayu

    # Tekhnik pembuatan topeng:
    1. Potong kayu sesuai dengan ukuran yang diinginkan
    2. Potong lah menggunakan gergaji
    3. Lalu ukir dengan pola yang membentuk,Mata,hidung,mulut,dan motif tambahan
    4. Setelah diukir lalu haluskan menggunakan amplas
    5. Setelah diamplas olesi kayu menggunakan Wood filler
    6. Lalu amplas kembali setelah cat kering
    7. Langkah terakhir wajahilah topeng tersebut atau dandani topeng tersebut dengan menggunakan cat warna

    BalasHapus
  2. Ahmad Raihan Alfarizi
    Xl ips2



    Contoh kerajinan topeng: dari Yogyakarta,cirebon,bali,surakarta,dan bandung

    # Bahan membuat kerajinan topeng: Kayu

    # Tekhnik pembuatan topeng:
    1. Potong kayu sesuai dengan ukuran yang diinginkan
    2. Potong lah menggunakan gergaji
    3. Lalu ukir dengan pola yang membentuk,Mata,hidung,mulut,dan motif tambahan
    4. Setelah diukir lalu haluskan menggunakan amplas
    5. Setelah diamplas olesi kayu menggunakan Wood filler
    6. Lalu amplas kembali setelah cat kering
    7. Langkah terakhir wajahilah topeng tersebut atau dandani topeng tersebut dengan menggunakan cat warna

    BalasHapus
  3. Nama: Dea Damayanti
    Kelas: Xl IPS 2

    . Contoh kerajinan yaitu bunga kertas

    . Bahan pembuatan nya kertas

    . teknik pembuatan:
    1. Siapkan beberapa kertas origami dalam berbagai warna sesuai dengan selera
    2. Buat dua pola kelopak bunga dengan ketentuan 1 kelopak besar dan satu kelopak kecil, usahakan warna kelopaknya berbeda
    3. Siapkan tangkai bunga (bisa terbuat dari kertas, bambu, atau tangkai khusus bunga kertas)
    4. Buat lubang pada bagian tengah masing-masing kelopak dan pastikan posisi lubangnya sama
    5. Lem kelopak bunga kecil di atas kelopak bunga besar, lalu masukkan tangkainya
    6.Agar kelopak tidak mudah lepas, pasang penahan pada bagian ujung tangkai yang ada pada kelopak

    BalasHapus
  4. Dandi Yudha Wijaksini
    XI IPS2



    Contoh kerajinan topeng: dari Yogyakarta,cirebon,bali,surakarta,dan bandung

    # Bahan membuat kerajinan topeng: Kayu

    # Tekhnik pembuatan topeng:
    1. Potong kayu sesuai dengan ukuran yang diinginkan
    2. Potong lah menggunakan gergaji
    3. Lalu ukir dengan pola yang membentuk,Mata,hidung,mulut,dan motif tambahan
    4. Setelah diukir lalu haluskan menggunakan amplas
    5. Setelah diamplas olesi kayu menggunakan Wood filler
    6. Lalu amplas kembali setelah cat kering
    7. Langkah terakhir wajahilah topeng tersebut atau dandani topeng tersebut dengan menggunakan cat warna

    BalasHapus
  5. M. Ikhsan Al-Hakim
    XI IPS 2

    Contoh bahan kerajinan yaitu Lampion
    Lampion adalah sebuah lampu yg di bungkus atau di tutupi oleh sebuah bangun ruang seperti kubus dll.

    Bahan pembuatan lampion :

    -Kardus bekas
    -Penggaris
    -Pensil
    -Cutter
    -Cat semprot
    -Lem tembak
    -Kabel
    -Fitting
    -Lampu

    Langkah-langkah pembuatan :

    1. Siapkan kardus bekas, tandai dengan pensil membentuk bidang persegi panjang. Dengan panjang 60cm dan lebar 21cm kemudian potong (untuk ukuran panjang dan lebar potongan dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan).

    2. Langkah selanjutnya warnai salah satu sisi dari potongan kardus tersebut dengan cat semprot. Pilih warna cat sesuai dengan selera Anda, lalu diamkan sampai cat benar-benar kering.

    3. Tandai sisi panjang kardu yang tidak dicat menjadi lima bagian sama panjang, kemudian garis dengan cutter tapi ingat jangan sampai terpotong kardusnya. Hal ini bertujuan agar kardus dapat dilipat menjadi bentuk segilima sama sisi.

    4. Bentangkan kembali kardus dari lipatan segilima kemudian potong memanjang kardus menjadi tujuh bagian dengan masing-masing bagian memiliki ukuran panjang 60cm dan lebar 3cm.

    5. Setelah diperoleh potongan kecil-kecil, hubungkan antar ujung potongan tersebut sehingga membentuk segilima dengan sisi yang di cat berada pada posisi bagian dalam. sampai ujung ketujuh potongan tersebut terhubung semuanya. Kemudian susun ketujuhnya.Ini nanti akan kita gunakan sebagai frame/bingkai dari lampu gantung.

    6. Selanjutnya kita siapkan untuk membuat bagian atas dari kap lampu tersebut. Potong kardus dengan bentuk segilima sama sisi dengan panjang sisi-sisinya 12cm, sesuai dengan ukuran potongan frame yang telah kita buat. Supaya mudah kita jiplak ukuran frame segilima sama sisi yang telah dibuat sebelumnya diatas kardus kemudian tinggal dipotong menggunakan cutter.

    7. Buat lubang ditengah-tengah bagian atas dari kap lampu yang telah kita buat sebelumnya sehingga ujung lampu dapat masuk ke fitting kemudian lem fitting dengan kardus tersebut.

    8. Tinggal kita pasang frame yang telah dibuat dengan atasannya, dan rekatkan dengan lem tembak sehingga terbentuk lampu gantung yang cantik.

    BalasHapus
  6. Farah Pandu Saptari
    XI IPS 2

    Contoh kerajinan kotak tisu

    1. Buatlah pola terlebih dahulu di kardus mengguanakan pensil da penggaris, sesuai panjang dan lebarnya tempat tissu.

    2. Kemudian gunting kardus sesuai pola.

    3. Lalu lem lah pola yang sudah digunting.

    3. Satukan semua pola sesuai bentuk tisu menggunakan lem.

    4. Lem lah pita hias.
    Kemudian

    5. masukkan lah tisu tersebut.

    BalasHapus
  7. Nadya Bulan Ramadhini
    XI IPS 2

    Contoh kerajinan lampu hias

    Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan :

    1. Botol bekas
    2. Sendok plastik
    3. Lampu lengkap
    4. Pisau
    5. Obeng
    6. Lem
    7. Cat

    Cara Membuat Kerajinan dari Botol Berbentuk Lampu Hias :

    1. Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
    2. Langkah Selanjutnya, potong botol plastik sesuai dengan gambar di atas.
    3. Potong-potong sendok plastik sesuai pada gambar.
    4. Satukan botol dengan sendok agar terlihat indah menggunakan lem.
    5. Cat sendok yang sudah ditempelkan.
    6. Potong-potong botol membentuk seperti daun nanas seperti gambar di atas, lalu dicat.
    7. Pasang lampunya dan tiang untuk berdiri.
    8. Lampu hias dari botol bekas siap untuk digunakan.

    BalasHapus
  8. Salwa Salsabila
    XI IPS 2

    Contoh kerajinan : snack tower
    snak tower adalah kerajinan yg sedang diminati akhir-akhir ini. Sanck tower bisa dijadikan alternatif peluang usaha, karena sering dijadikan sebagai kado atau hadiah dengan konsumen yg lumayan besar.

    Dalam pembuatan nya sangat simpel dan dibutuh kan kreativitas dalam membuat nya

    Yg dibutuhkan dalam pebuatan snack tower sebagai berikut:

    1.Aneka macam snack berupa permen coklat wafer dsb
    2 tatakan

    BalasHapus
  9. M.Rizki Pratama Putra
    XI IPS 2

    Contoh kerajinan kotak pensil

    Bahan-Bahan:

    - Kardus bekas sepatu tekstur keras

    - Pisau atau Cutter

    - Gunting

    - Penggaris besi

    - Alat tulis

    - Kertas bekas atau HVS

    - Kertas kado untuk hiasan

    - Lem kertas

    - Lem bakar atau lem tembak

    - Klip

    Langkah-Langkah:

    1. Siapkan semua bahan pembuatan kotak pensil dari kardus dan kertas kado.

    2. Gambar kerangka untuk kotak pensil di atas kertas hvs terlebih dahulu

    3. Buat kerangka kotak pensil bisa menempel langsung. Bisa juga dengan membuatnya dengan per sisi.

    4. Ukurannya panjang 20 cm, lebar 7 cm, dan ketebalannya 4 cm.

    5. Gunting kerangka kotak pensil dan letakkan di atas kertas kardus.

    6. Potong kertas kardusnya dengan rapi menggunakan pisau.

    7. Kemudian rekatkan bagian sisi-sisinya menggunakan lem tembak dengan rapi.

    8. Letakkan penguncinya dengan menggunakan klip. Pasang klip menggunakan lem bakar.

    9. Hias kotak pensil kardus yang masih polos dengan kertas kado agar lebih cantik.

    BalasHapus
  10. Muhammad shandy 11 ips2

    Contoh kerajinan lampu hias dari bambu

    Bahan yang di butuhkan
    1.Batang bambu sepanjang 1 sampai 3 meter
    2.Lampu irit daya sebesar 5 watt dengan warna yang cocok dengan selera kamu.
    3.Kabel ampu secukupnya
    4Kuas cat
    Cat warna yang cocok dengan selera kamu atau pelitur untuk menambah kesan warna asli dari bambu.
    5.Clear
    6.Semen
    7.Amplas
    8Gunting atau cutter
    9Gergaji
    10.Alat Pahat

    Cara membuat kerajinan lampu hias dari bambu

    Potong bambu yang telah disiapkan sepanjang 1,5 meter atau sesuai dengan selera kamu. Pastikan bambu yang kamu pilih yakni bambu yang sudah kering dan masih kuat dan juga berdiameter sekitar 10 cm.
    Amplas permukaan bambu yang sudah dipotong hingga halus, lalu warnai permukaan bambu atau mampu juga kamu gunakan pelitur tadi. Setelah itu tunggu sampai cat kering.
    Apabila cat sudah kering, kamu bisa memulai memotong bambu pada bagian bawah bambu untuk dijadikan tatakan lampu hias bambu kamu. Dan lubangi juga bagian atasnya sebagai keluarnya cahaya nanti
    Untuk lubang masuk kabel, lubangi sedikit pada bagian bawah bambu. Dan kemudian pahat menggunakan alat pahat bagian tengah bambu dengan motif yang bagus sesuai selera, sebagai keluarnya cahaya.
    Setelah itu amplas lagi permukaan yang terbuka agar bersih dan rapih.
    Kemudian buat dudukan bambu menggunakan semen setinggi 7 sampai 10 cm. Kamu bisa gunakan ember kecil atau kaleng bekas cat sebagai cetakan dudukannya.
    Setelah cetakan dudukan kering, kamu bisa warnai dengan warna yang cocok dengan seleramu.
    Kemudian pasang kabel dan masukkan lampu ke dalam bambu, dan jangan lupa untuk instalasi listriknya.
    Letakkan lampu sesuai dengan tempat yang direncanakan dan kerajinan dari bambu berupa lampu hias pun siap digunakan.

    BalasHapus
  11. Stefhani Saroja Maishandra
    XI IPS 2

    Kerajinan Tangan dari Botol Bekas Berbentuk Pot Bunga

    Bahan serta Perlengkapan yang Dibutuhkan

    Botol plastik bekas
    Pisau
    Hiasan untuk mata
    Pupuk/tanah untuk menanam
    Tanaman
    Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Botol Bekas Berbentuk Pot Bunga

    Sediakan bahan serta perlengkapan yang dibutuhkan
    Setelah semuanya sudah terkumpul, langkah berikutnya yaitu memotong botol plasting dengan pisau.
    Ukurannya dikira-kira saja atau anda bisa lihat pada gambar.
    Berikan sedikit hiasan sesuai sama apa yang diinginkan. Jika ingin sesuai sama contohnya, lekatkan saja tutup botolnya sebagai mulut serta berikan mata boneka, lantas tempel.
    Jangan lupa untuk melubangi sisi bawah botol supaya air tidak mengendap di dalam botol.
    Masukkan botol pupuk serta tanah ke dalam botol.
    Masukkan bibit tanaman yang ingin di tanam.

    BalasHapus
  12. Anggi RetnoWilis

    Contoh kerajinan bunga Dari kain flanel
    1. Kain flanel secukupnya untuk kelopak bunga. Bisa menggunakan aneka warna.

    2. Kain flanel secukupnya untuk daun. Gunakan warna hijau muda atau tua.

    3. Kain flanel secukupnya untuk pembungkus buket. Bisa menggunakan kain lain seperti spunbond atau kertas buket.

    4. Pita

    5. Gunting

    6. Lem tembak

    7. Jarum dan benang

    8. Kawat atau tusuk sate untuk batang

    BalasHapus
  13. Nama: diana marsela
    Kelas: Xi ips 2

    Cara membuat tempat pensil dari botol bekas
    Bahan-bahan dan alat yang dibutuhkan:

    - Botol air mineral bekas

    - Selotip bening

    - Gunting

    Cara membuat tempat pensil dari botol bekas yang sederhana:

    - Bersihkan botol bekas terlebih dahulu

    - Lepaskan label air mineral yang terdapat pada botol (Namun, jika kamu ingin menggunakannya untuk dekorasi botol, kamu bisa mengaturnya sendiri)

    - Lalu, potong bagian atas botol, tetapi jangan dibuang terlebih dahulu karena bagian atas botol juga akan digunakan

    - Masukkan semua alat tulis, seperti pensil, bolpen, pensil warna, dan lain-lain ke dalam botol

    - Selanjutnya, beri selotip di tepi botol untuk menempelkan bagian atas botol yang tadi digunting, nantinya tempat pensil ini akan dapat dibuka dan ditutup dengan mudah

    - Tempat pensil sederhana siap untuk digunakan atau dipajang di rumah maupun kantor

    Karena bagian luar botol bekas masih kosong, kamu juga bisa menambahkan berbagai dekorasi sesuai keinginan.

    BalasHapus
  14. Intan Khairunisa
    XI IPS 2

    Kerajinan: Gelang Kerang

    Deskripsi: Gelang berbahan dasar kerang, kerap kali ditemukan sebagai souvenir di daerah pesisir pantai. Gelang kerang selain menarik karena unik, juga dapat mengurangi limbah lautan yang jarang dimanfaatkan. Selain itu dengan bahan seadanya, kita sudah bisa berkreasi dan juga dapat diperindah hingga menambah nilai jual jika ingin dijual.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intan Khairunisa
      XI IPS 2

      Contoh Kerajinan: Kotak foto
      Deskripsi: Kotak kado yg didalamnya terdapat foto, yg dihias dan ditempel di tali. Kotak foto ini biasa diberikan saat acara ulang tahun atau perpisahan antar teman. Bertujuan sebagai pajangan atau barang kenangan untuk teman. Berbahan dasar dengan harga yg murah yaitu kotak kado, tali, dan foto cara pembuatannya pun mudah.

      Hapus
  15. Reezaldy Barliansyah
    XI IPS 2

    Kerajinan yang banyak diminati semua orang adalah kerajinan tangan yang terbuat dari bahan bekas, karena bahan kerajinannya mudah ditemukan dan juga murah/gratis, selain itu proses pembuatan kerajinannya tergolong mudah

    BalasHapus
  16. Thoriq Adrian w
    XI IPS 2


    Contoh kerajinan Lilin hias.

    peralatan dan bahan yang harus dipersiapkan sebagai berikut.

    - Lilin bekas/parafin
    - Sumbu lilin
    -Gelas kaca transparan
    -Pisau
    -Kompor
    -Panci 2 buah, ukuran besar dan kecil
    -Air
    -Zat pewarna
    -Pengaharum/wewangianKayu untuk mengaduk

    Langkah - langkah

    • Siapkan lilin yang sudah ada. Potong menjadi bagian kecil-kecil dengan pisau untuk mempermudah dan mempercepat proses pelelehan.

    • Isilah panci besar dengan air, kemudian masukkan potongan lilin kedalam panci yang sudah ada airnya tadi. Sebagai peringatan, jangan melehkan lilin saat panci tidak ada airnya.

    • Nyalakan kompor untuk proses pelelehan lilin dan secara otomatis lilin akan meleleh secara perlahan. Aduk dengan kayu untuk proses pelelehan.

    • Tambahkan pengharum/wewangian untuk memberi bau yang bisa menarik hati.

    • Tambahkan zat pewarna berbahan kimia. Jangan menggunakan zat pewarna makanan, karena tidak cocok dengan lilin.

    • Siapkan gelas untuk meletakkan lilin yang sudah cair tadi.

    • Taruh sumbu lilin di dalam gelas dan jepit sumbu lilin tersebut dengan jepit jemuran atau bisa menggunakan jepit yang lainnya.

    • Tuangkan lilin secara perlahan sampai menutupi permukaan wadah. Jangan sampai penuh.

    • Diamkan lilin sampai mengeras. Lebih lama didiamkan lebih bagus hasil yang didapat nanti.

    • Setelah didiamkan beberapa lama, lilin siap untuk dijadikan hiasan dalam rumah.
    • Siapkan lilin yang sudah ada. Potong menjadi bagian kecil-kecil dengan pisau untuk mempermudah dan mempercepat proses pelelehan.

    • Isilah panci besar dengan air, kemudian masukkan potongan lilin kedalam panci yang sudah ada airnya tadi. Sebagai peringatan, jangan melehkan lilin saat panci tidak ada airnya.

    • Nyalakan kompor untuk proses pelelehan lilin dan secara otomatis lilin akan meleleh secara perlahan. Aduk dengan kayu untuk proses pelelehan.

    • Tambahkan pengharum/wewangian untuk memberi bau yang bisa menarik hati.

    BalasHapus
  17. DIMAS ADITYA PRATAMA
    XI IPS 2
    Nama kerajinan dari Botol bekas menjadi pot bunga

    Teknik Membuat Kerajinan Tangan dari Botol Plastik Bekas Berbentuk Pot Bunga:

    1.Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
    2.Setelah semua sudah terkumpul, langkah selanjutnya adalah memotong botol plastik dengan pisau.
    3.Ukurannya dikira-kira saja atau lihat pada gambar.
    4.Beri sedikit hiasan sesuai keinginan. Jika ingin sesuai contohnya, tempelkan saja tutup botolnya sebagai mulut dan tambahkan mata boneka, lalu tempel.
    5.Jangan lupa untuk melubangi bagian bawah botol agar air tidak mengendap di dalam botol.
    6.Masukkan botol pupuk dan tanah ke dalam botol.
    7.Masukkan bibit tanaman yang ingin ditanam.

    BalasHapus
  18. Muhammad Diva N
    XI IPS 2

    Kerajinan membuat pot bunga dari botol bekas:

    Alat dan bahan yang digunakan

    Botol Plastik Bekas
    Gunting / Cutter
    Benang pancing
    Paku
    Cara pembuatan pot bunga dari botol plastik bekas

    -Siapakan 1 botol plastik bekas, setelah itu potong tengah yang bagian samping menggunakan gunting / cutter
    -Setelah itu buat lubang dengan menggunakan paku disekitar potongan botol plastik itu
    -Kemudian buat gantungan diatas potongan botol itu
    -Dan tinggal ngisi tanah dan tanaman, Jadilah pot bunga dari botol plastik bekas

    BalasHapus
  19. andini saputri
    XI IPS 2

    membuat kerajinan tangan dari botol bekas menjadi tas kecil
    deskripsi:tas ini dibuat dari botol bekas yabg akan diubah menjadi tas kecil yang bisa digunakan untuk menyimpan koin atau barang kecil lainnya,yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari harii

    Bahan serta Perlengkapan yang Dibutuhkan:
    Botol bekas
    Lem
    Cutter
    Resleting
    Tali
    Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Botol Bekas Berbentuk Tas

    Sediakan bahan serta perlengkapan yang diperlukan.
    Potong botol sisa seperti pada gambar (memakai dua botol).
    Lubangi sisi tengahnya untuk tali.
    Satukan kedua potongan botol dengan resleting. Cara menyatukannya dengan memakai lem.
    Masukkan tali pada lubang yang sudah dibuat.
    Dan, tas dari botol bekas pun siap untuk dipakai.

    BalasHapus
  20. YOGA ADITYA DARWIN
    XI IPS 2



    Contoh kerajinan lampu hias

    Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan :

    1. Botol bekas
    2. Sendok plastik
    3. Lampu lengkap
    4. Pisau
    5. Obeng
    6. Lem
    7. Cat

    Cara Membuat Kerajinan dari Botol Berbentuk Lampu Hias :

    1. Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
    2. Langkah Selanjutnya, potong botol plastik sesuai dengan gambar di atas.
    3. Potong-potong sendok plastik sesuai pada gambar.
    4. Satukan botol dengan sendok agar terlihat indah menggunakan lem.
    5. Cat sendok yang sudah ditempelkan.
    6. Potong-potong botol membentuk seperti daun nanas seperti gambar di atas, lalu dicat.
    7. Pasang lampunya dan tiang untuk berdiri.
    8. Lampu hias dari botol bekas siap untuk digunakan.

    BalasHapus
  21. Faishal Ramadhan
    XI IPS 2

    Kerajinan Tangan Lampu Hias Dari Botol Bekas:

    Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan :

    1. Botol bekas
    2. Sendok plastik
    3. Lampu lengkap
    4. Pisau
    5. Obeng
    6. Lem
    7. Cat

    ( Tiang untuk tempat berdirinya lampu )

    Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Botol Berbentuk Lampu Hias :

    1. Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.

    2. Langkah Selanjutnya, potong botol plastik sesuai dengan gambar di atas.

    3. Potong-potong sendok plastik sesuai pada gambar.

    4. Satukan botol dengan sendok agar terlihat indah menggunakan lem.

    5. Cat sendok yang sudah ditempelkan.

    6. Potong-potong botol membentuk seperti daun nanas seperti gambar di atas, lalu dicat.

    7. Pasang lampunya dan tiang untuk berdiri.

    8. Lampu hias dari botol bekas siap untuk digunakan.

    BalasHapus
  22. M ADAM JIBRAN
    XI IPS 2

    Contoh Kerajinan Tempat tisu

    Tempat Tissu

    Bahan-bahan:


    Koran bekas atau majalah bekas
    Gunting
    Lakban hitam
    Lem kertas


    Cara Membuat:


    Langkah pertama, gulung-gulung koran bekas sebanyak-banyaknya dengan ukuran yang sama.
    Lalu, gulungan dibuat dengan 2 ukuran, yang pertama lebih panjang untuk sisi bawah serta atas kotak dan ukuran yang kedua lebih pendek untuk sisi samping kotak.
    Susun gulungan pertama terlebih dahulu membentuk persegi panjang.
    Gunakan lem agar tidak mudah lepas, dan buatlah 2 susunan untuk bawah dan atas kotak.
    Lubangi sisi atas untuk tempat mengambil tissuenya, dan berikan lakban pada samping lubang.
    Susun juga gulungan kedua membentuk persegi panjang serta persegi.
    Gunakan lem supaya tidak mudah lepas.
    Selanjutnya, gabungkan sisi bawah serta sisi samping memakai lakban, dan gabungkan juga sisi atasnya memakai lakban.
    Pastikan semuanya sudah kuat.
    Kerajinan tangan dari koran bekas, berbentuk tissue siap dipakai.

    BalasHapus
  23. Novita Safitri
    XI IPS 2

    Contoh kerajinan Vas Bunga dari Botol Plastik Bekas
    1.cari botol bekas yg masi bagus
    2. Gunting Botol. Pertama-tama, siapkan botol plastik yang ingin dijadikan vas. ...
    3. Gunting Spons. ...
    4. Lapisi Botol dengan Spons. ...
    Tutup Bagian Bawah Botol. ...
    6. Buat Pola Hiasan. ...
    7. Tempelkan Hiasan. ...
    Buat Mulut Vas. ...
    Ukur Mulut Vas.
    Gunting mulut vas
    Tempelkan mulut vas
    Hias vas
    Tempelkan renda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pembuatan kerajinan taplak meja dari kain perca motif batik adalah KAIN PERCA ATAU KAIN BEKAS.

      Penjelasan:

      Bahan dan alat yang digunakan untuk membuat taplak meja dari kain perca yaitu :
      Kain perca atau kain bekas motif batik
      Gunting
      Penggaris
      Pensil
      Jarung
      Benang jahit
      Mesin jahit
      Renda
      Karton
      Dakron atau silikon (sejenis busa yang dipasang di antara lembaran kain
      Langkah-langkah membuat taplak meja dari kain perca yaitu :
      Menggambar pola pada karton menggunakan pensil
      Memotong gambar pola yang sudah dibuat menggunakan gunting
      Memotong kain menggunakan gunting sesuai dengan jiplakan pola dan ukuran yang diinginkan
      Menyatukan potongan kain menggunakan jarum dan benang jahit atau mesin jahit
      Merapikan kain jahitan dengan memotong sisa-sisa kain jahitan
      Melapisi kain jahitan dengan kain polos, lalu jahit antar sisi
      Masukan dakron atau silikon sesuai ukuran taplak kemudian tutup dengan jahitan
      Jahit tindas bagian tengah taplak (Quilting)
      Pasang renda disekeliling jahitan taplak
      Teknik yang digunakan dalam menjahit kain perca yaitu sebagai berikut :
      Teknik Patchwork, yaitu menjahit kain perca dengan menyusun dan menggabungkan kain beraneka warna dan motif sesuai dengan pola berulang.
      Applique, yaitu menjahit kain perca dengan membentuk gambar dari potongan kain kemudian ditempel di atas permukaan lain.
      Quilting, yaitu menjahit kain perca dengan teknik jahit tindas untuk menyempurnakan kain jahitan .

      Hapus
    2. pembuatan kerajinan taplak meja dari kain perca motif batik adalah KAIN PERCA ATAU KAIN BEKAS.

      Penjelasan:

      Bahan dan alat yang digunakan untuk membuat taplak meja dari kain perca yaitu :
      Kain perca atau kain bekas motif batik
      Gunting
      Penggaris
      Pensil
      Jarung
      Benang jahit
      Mesin jahit
      Renda
      Karton
      Dakron atau silikon (sejenis busa yang dipasang di antara lembaran kain
      Langkah-langkah membuat taplak meja dari kain perca yaitu :
      Menggambar pola pada karton menggunakan pensil
      Memotong gambar pola yang sudah dibuat menggunakan gunting
      Memotong kain menggunakan gunting sesuai dengan jiplakan pola dan ukuran yang diinginkan
      Menyatukan potongan kain menggunakan jarum dan benang jahit atau mesin jahit
      Merapikan kain jahitan dengan memotong sisa-sisa kain jahitan
      Melapisi kain jahitan dengan kain polos, lalu jahit antar sisi
      Masukan dakron atau silikon sesuai ukuran taplak kemudian tutup dengan jahitan
      Jahit tindas bagian tengah taplak (Quilting)
      Pasang renda disekeliling jahitan taplak
      Teknik yang digunakan dalam menjahit kain perca yaitu sebagai berikut :
      Teknik Patchwork, yaitu menjahit kain perca dengan menyusun dan menggabungkan kain beraneka warna dan motif sesuai dengan pola berulang.
      Applique, yaitu menjahit kain perca dengan membentuk gambar dari potongan kain kemudian ditempel di atas permukaan lain.
      Quilting, yaitu menjahit kain perca dengan teknik jahit tindas untuk menyempurnakan kain jahitan .

      Hapus
  24. nama: Ulfa Aulia Putri
    Kelas: Xi ips 2
    membuat kerajinan gantungan kunci dari kain flanel.
    alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat gantungan kunci dari kain panel
    Kain Flanel.
    Dakron.
    Lem Tembak / Benang & Jarum.
    Gantungan Kunci.
    Pola Yang Ingin Dibentuk

    cara membuat kerajinan tangan gantungan kunci dari kain flanel:
    1. Gambar pola yang diinginkan
    2. Gunting pola
    3. gabungkan dua lembar kain flanel
    4. isi flanel dengan dakron
    5. Tambahkan Aksesori agar Lebih Menarik
    6. Pasang Gantungan kunci.

    BalasHapus
  25. hasna khaira annisa
    XI ips 2
    pinguin dari botol bekas

    Hasil Kerajinan Tangan, Alat Dan Bahan :
    Botol plastik (botol minuman softdrink)
    Cutter
    Lem tembak
    Cat
    Kuas (ukuran kecil & sedang)
    Pewarna (spidol warna atau yg lainnya)
    cara membuat pinguin dari botol bekas ini sangat mudah :
    Siapkan 2 buah botol plastik bekas minuman soft drink berukuran sedang.
    Ambil salah satu botol plastik, dan potong bagian atas botol plastik tersebut.
    Ambil botol plastik yang satu lagi, dan potong bagian bawah botol plastik tersebut (seperti pada gambar no.1)
    Satukan 2 potongan botol plastik tersebut dengan baik, dan rekatkan dengan menggunakan bantuan lem tembak sampai rapat dan benar-benar rapi.
    Tunggu sampai lem mengering.
    Warnai dengan warna dasar putih, dengan menggunakan cat dan kuas.
    Tunggu sampai cat putih mongering dengan sempurna.
    Buatlah pola dengan menggunakan pensil atau spidol.
    Warnai di luar pola yang telah digambar dengan cat warna hitam. Sisakan bagian atas botol, biarkan dengan warna putih.
    Warnai bagian atas botol dengan cat warna lain yang cerah. Bisa merah atau biru, atau warna lain sesuai selera anda.
    Biarkan cat mengering sejenak.
    Setelah kering berikan hiasan pada bagian atas (kepala penguin). Bisa memakai asesoris, atau bisa juga hanya dengan member hiasan gambar tambahan dengan spidol atau cat.
    Tambahkan mata dan hidung pada bagian yang berwarna putih.
    Tambah sedikit asesoris pada leher penguin dengan menggunakan sepotong kain perca.
    Penguin dari botol plastik sudah jadi.

    BalasHapus
  26. Florentic Helau
    XI IPS 2

    Kerajinan Bunga kertas

    Bunga kertas ini ternyata memiliki banyak manfaat
    Contohnya untuk menghias rumah saat ada tamu istimewa mau datang. Untuk dekor ruangan kamar pengantin yang baru menikah, dan lain-lain.

    BalasHapus
  27. M.bima Syaputra
    XI IPS 2
    Kerajinan Tangan Lampu Hias Dari Botol Bekas:

    Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan :

    1. Botol bekas
    2. Sendok plastik
    3. Lampu lengkap
    4. Pisau
    5. Obeng
    6. Lem
    7. Cat

    Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Botol Berbentuk Lampu Hias :

    1. Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.

    2. Langkah Selanjutnya, potong botol plastik sesuai dengan gambar di atas.

    3. Potong-potong sendok plastik sesuai pada gambar.

    4. Satukan botol dengan sendok agar terlihat indah menggunakan lem.

    5. Cat sendok yang sudah ditempelkan.

    6. Potong-potong botol membentuk seperti daun nanas seperti gambar di atas, lalu dicat.

    7. Pasang lampunya dan tiang untuk berdiri.

    8. Lampu hias dari botol bekas siap untuk digunakan.

    BalasHapus
  28. Erlyta Kurnia Dwi A
    XI IPS 2

    √ Anyaman Dari Bambu

    Bahan Yang Digunakan:
    Bambu Buluh dan Bambu Tali, Alumunium,Uang Kepeng,Benang Nilon,Kancing,Kulit Kerang,Pewarna Basis,Woodstain dan Cat Kayu.

    -Alat Yang Digunakan:
    Gergaji,Blakas,Pengutik,Meteran,Penggaris Siku,Kompresor,Kuas,Jarum,Wajan,Alat Tulis dan Bor.

    -Cara Yang Digunakan:
    Proses Memotong Bambu, proses pemotongan bambu merupakan tahapan awal dalam pembuatan kerajinan anyaman bambu. Pemilihan bambu yang akan dipotong menjadi pilihan yang penting dalam penentuan kualitas bahan. Pemotongan bambu ini menggunakan
    gergaji.

    Membelah Bambu, setelah proses pemotongan bambu selanjutnya yaitu proses pembelahan bambu. Proses pembelahan bambu ini merupakan proses pembagian bambu menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Pembelahan bambu ini dilakukan menggunakan alat blakas atau pisau dengan ukuran besar. Bambu bisa dibelah menjadi dua ukuran yang sama.

    Pewarnaan, sebelum masuk proses
    pewarnaan, bambu yang sudah di belah
    terlebih dahulu dikerik kulitnya
    menggunakan pisau. Selanjutnya untuk
    memperhalus permukaan bambu
    digunakan amplas sebagai alat
    penghalusnya. Tujuan pengamplasan
    adalah untuk mempermudah dalam
    proses pengecatan.

    Malpal atau Pemisahan Kulit Bambu, merupakan proses pemisahan antara kulit luar bambu dengan isi bambu. Selanjutnya bambu yang sudah dibelah menjadi beberapa bagian akan di bagi lagi menjadi bagian yang lebih tipis, biasanya dikenal dengan proses penyisitan. Penyisitan pada kerajinan bambu ini menggunakan alat pengutik atau pisau yang berukuran kecil. Penyisitan ini harus dilakukan dengan hati-hati. Bambu yang disisit harus berukuran tipis dan lentur sehingga pada proses penyisitan ini merupakan proses yang sulit bagi pemula. Pada proses penyisitan inilah dihilangkan serat-serat bambu menjadi bambu dengan ukuran tipis yang halus.

    Pengeringan Bambu, untuk memulai penganyaman dibutuhkan bambu yang sudah kering. Karena apabila bambu yang masih basah sudah dianyam, maka bambu akan
    mengalami penyusutan ukuran dan
    menimbulkan rongga atau jarak pada
    anyaman yang sudah dibuat.

    Proses Menganyam Bambu, merupakan proses yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Pada proses penganyaman bambu ini akan dibentuk sebuah motif dari anyaman itu sendiri. Motif itu timbul karena perbedaan letak
    bambu yang dianyam.

    Proses Finishing, pada proses ini merupakan proses pemberian bingkai kerajinan menggunakan lem. Setelah anyaman bambu sudah selesai dianyam, maka selanjutnya sisa dari bambu yang tidak teranyam akan digunting dan diberi bingkai bambu.

    content://com.android.chrome.FileProvider/images/screenshot/1611112303701213019581.jpg

    BalasHapus
  29. Alfath nurfadlillah
    XI IPS 2

    . Contoh kerajinan yaitu bunga kertas

    . Bahan pembuatan nya kertas

    . teknik pembuatan:
    1. Siapkan beberapa kertas origami dalam berbagai warna sesuai dengan selera
    2. Buat dua pola kelopak bunga dengan ketentuan 1 kelopak besar dan satu kelopak kecil, usahakan warna kelopaknya berbeda
    3. Siapkan tangkai bunga (bisa terbuat dari kertas, bambu, atau tangkai khusus bunga kertas)
    4. Buat lubang pada bagian tengah masing-masing kelopak dan pastikan posisi lubangnya sama
    5. Lem kelopak bunga kecil di atas kelopak bunga besar, lalu masukkan tangkainya
    6.Agar kelopak tidak mudah lepas, pasang penahan pada bagian ujung tangkai yang ada pada kelopak

    BalasHapus

Latihan soal PAS Kewirausahaan kelas XI

  Asalamu'alaikum anak2 ku kelas XI minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin ya anak2ku, ✨ Semangat kembali mengikuti Pembelajaran...