Rabu, 29 Mei 2019

MAKALAH SURVEY KLS XI IPS 1

“Laporan kunjungan ekonomi ke Pegadaian Palapa”


Disusun oleh:
1.Rizky Kurnia Manggala
2.M Naufal alfarisi
3.Raisha Fadhiya
4.Nabila Risky
5.Ela Rahmawati
6.M Rafly
7.Ahmad Sofian

                                  Tahun ajaran 2018/2019

KATA PENGANTAR

Ucapan puji-puji dan syukur semata-mata hanyalah milik Allah SWT. Hanya kepada-Nya lah kami memuji dan hanya kepada-Nya lah kami bersyukur, kami meminta ampunan dan kami meminta pertolongan sehingga laporan kunjungan kami yang berjudul “Laporan kunjungan ekonomi ke pegadaian palapa” telah selesai hingga waktu yang ditentukan.

Shalawat serta salam tidak lupa selalu kita haturkan untuk junjungan nabi agung kita, yaitu Nabi Muhammad SAW yang telah menyampaikan petunjukan Allah SWT untuk kita semua, yang merupakan sebuah pentunjuk yang paling benar yakni Syariah agama Islam yang sempurna dan merupakan satu-satunya karunia paling besar bagi seluruh alam semesta.

Kami ucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada setiap pihak yang telah mendukung serta membantu kami selama proses penyelesaian laporan kunjungan ini terutama kepada pihak pegadaian yang bersedia memberikan informasi kepada kami dan kawan kawan yang bersedia mensukseskan kujungan ini.

Selain itu kami juga sadar bahwa pada laporan kunjungan kami ini dapat ditemukan banyak sekali kekurangan serta jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu, kami benar-benar menanti kritik dan saran untuk kemudian dapat kami revisi dan kami tulis di masa yang selanjutnya, sebab sekali kali lagi kami menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa disertai saran yang konstruktif.

Akhirnya, semoga laporan ini dapat berguna dan memberikan manfaat bagi setiap pihak terutama bagi mereka para pembaca


Bandar Lampung, 4 April 2019


Laporan mengenai kunjungan ke pegadaian palapa :
   Pada tanggal 4 April 2019 kelompok kami mengunjungi ke salah satu pegadaian di lampung yang terletak di palapa.dalam kunjungan ini kami mewawancarai salah satu yang bernama winny,dalam sesi wawancara tersebut kami mendapatkan beberapa informasi sebagai berikut:

*Pegadaian sendiri sudah ada sejak tahun 1901,tetapi pegadaian yang terletak di palapa sudah berdiri sejak tahun 1997
*Cabang pegadaian di lampung sendiri memiliki cabang 5 didalam kota(tanjung karang timur,tanjung karang pusat,kedaton,teluk betung, dan way halim),dan 3 diluar kota.
*Misi utama pegadaian adalah membantu masyarakat menengah kebawah dalam pembiayaan sehingga terhindar dari rentenir.
*Pegawai di pegadaian yang terletak di palapa sendiri terdiri dari 4 pegawai yaitu,pemimpin cabang (yang bertugas untuk mengecek kas,mengecek administrasi,mengelola SDM),Penaksir (yang bertugas untuk menentukan kredit yang bisa dicairkan kepada peminjam ,menaksir barang jaminannya,dan menentuk berapa kreditnya),Kasir (bertugas untuk mengatur pembayaran,DLL),Penyimpan (bertugas untuk mengurus barang jaminan.)
*Barang barang yang bias digadaikan di pegadaian antara lain;Emas(emas batangan atau emas perhiasan),kendaraan(Motor,mobil,DLL),Barang elektronik (Handphone,televisi,computer,DLL)
*Syarat dan ketentuan yang berlaku di pegadaian antara lain;harus memiliki KTP,media jaminan yang dapat membuktikan bahwa itu adalah milik dia (BPKB untuk kendaraan,Kwitansi pembelian,dan barang yang diagadaikan harus sudah lunas dan tidak dalam tahap kredit.
*Ketika kita ingin mengambil barang kita di pegadaian maka ada biaya tambahan yang dinamakan sewa modal yang dimana di pegadaian rangenya yaitu 1 – 1,2 % per 15 hari hitungannya.
*Pegadaian juga sudah ada program investasi yang dimana kita bisa menabung hanya dengan uang 50 ribu dan boleh menabung berapapun dan tabungannya akan dalam bentuk emas.
*pegadaian juga memiliki acara internal setiap tahunnya yang dimana acara tersebut untuk memperkuat koordinasi antar karyawan.










Berikut ini foto foto yang kami abadikan selama kunjungan ke pegadaian.






RPP EKONOMI LINTAS MINAT KLS X


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah                                   : SMA AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Mata Pelajaran                        : Ekonomi
Kelas / Semester                      : X (sepuluh) / 1
Materi Pokok                          : Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Alokasi Waktu                        : 2 x 3 Jam Pertemuan ( 2 x Pertemuan)

A.      Kompetensi Inti

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan pengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3

Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4
:
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator :
Kompetensi Dasar
Indikator
3.1.       Mendeskripsikan Konsep dasar ilmu ekonomi












4.1.            Mengidentifikasi kelangkaan dan biaya peluang dalam memenuhi kebutuhan
3.1.1        Menjelaskan Pengertian Ilmu Ekonomi
3.1.2        Menguraikan Masalah ekonomi (Kelangkaan dan kebutuhan yang relatif tidak terbatas)
3.1.3        Mengkategorikan antara Pilihan (kebutuhan dan keinginan) dan skala prioritas
3.1.4        Menjelaskan Kebutuhan  dan alat pemuas kebutuhan
3.1.5        Mencontohkan Biaya peluang (opportunity cost)
3.1.6        Menjelaskan Prinsip ekonomi
3.1.7        Menjelaskan Motif ekonomi
3.1.8        Menjabarkan Pembagian ilmu ekonomi
3.1.9        Menjelaskan Ekonomi syariah (pengertian, tujuan, prinsip dan karakteristik ekonomi syariah)
4.1.1.      Membuat sketsa  (mind mapping) Kebutuhan, Kelangkaan, Biaya Peluang


C.Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatansintifik dengan menggunakan model pembelajaran PBL peserta didik dapat mendeskripsikan Konsep dasar ilmu ekonomi
D.Materi Pembelajaran
1.                            Pengertian ilmu ekonomi
2.                            Masalah ekonomi (Kelangkaan dan kebutuhan yang relatif tidak terbatas)
3.                            Pilihan (kebutuhan dan keinginan) dan skala prioritas
4.                            Kebutuhan  dan alat pemuas kebutuhan
5.                            Biaya peluang (opportunity cost)
6.                            Prinsip ekonomi
7.                            Motif ekonomi
8.                            Pembagian Ilmu ekonomi
9.                            Ekonomi syariah (pengertian, tujuan, prinsip dan karakteristik ekonomi syariah)

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN

1.  Pendekatan     :  Saintifik
2. Metode             :  Diskusi, tanya jawab, ceramah
3.  Model              :  Problem Based learning (PBL), Student Teams-Achievement  Divisions (    STAD )

F.Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-1

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi
Waktu
1.      Kegiatan Pendahuluan:
·      Guru memberi salam dan menanyakan kabar peserta didik
·      Guru meminta Peserta didik untuk berdoa
·      Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
·      Guru menanyakan kehadiran Peserta Didik
·      Guru menyampaikan KD dan IPK yang akan dicapai
·      Pre tes untuk mengetahui pemahaman awal siswa tentang konsep  ekonomi dan pengertian ilmu ekonomi.




10.menit
2.      Kegiatan Inti :
·      Mengamati dan membaca berbagai sumber belajar yang relevan tentang  Pengertian ilmu ekonomi; Masalah Ekonomi; Kebutuhan dan Keinginan; Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan dan Biaya Peluang
·      Membagi siswa menjadi 4 kelompok
ü  Kelompok 1 membahas tentang Pengertian Ilmu Ekonomi dan Masalah Ekonomi
ü  Kelompok 2 membahas tentang Kebutuhan dan keinginan
ü  Kelompok 3 membahas tentang Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan
ü  Kelompok 4 membahas tentang Biaya Peluang
·      Peserta didik di dalam kelompoknya mendiskusikan sesuai dengan materi di dalam kelompoknya
·      Melakukan Presentasi tentang Pengertian ilmu ekonomi; Masalah Ekonomi; Kebutuhan dan Keinginan; Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan dan Biaya Peluang
·      Menyimpulkan hasil diskusi tentang Pengertian ilmu ekonomi; Masalah Ekonomi; Kebutuhan dan Keinginan; Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan dan Biaya Peluang


          120 Menit
3.      Penutup :
·           Melakukan Umpan Balik terhadap kegiaatan yang sudah dilaksanakan
·           Memberikan Refleksi terhadap proses dan hasil Pembelajaran
·           Penugasan untuk mempersiapkan presentasi hasil diskusi pada pertemuan berikutnya
·           Menutup Pelajaran dengan mengucapkan salam


           30 Menit

Pertemuan ke-2

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi
Waktu
1.Kegiatan Pendahuluan:
·         Guru memberi salam dan menanyakan kabar peserta didik
·         Guru meminta Peserta didik untuk berdoa
·         Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
·         Guru menanyakan kehadiran Peserta Didik
·         Guru menyampaikan IPK yang akan dicapai
·         Apersepsi dengan tanya jawab tentang Kebutuhan dan Kelangkaan; Biaya Peluang. yang sudah    dipelajari sebelumnya.
·         Motivasi: dengan mengemukakan manfaat mempelajari Pilihan (Kebutuhan dan Keinginan) dengan skala Prioritas


10.menit
2.Kegiatan Inti :
·         Berdiskusi Kelompok Untuk mendapatkan Informasi tentang Prinsip ekonomi, Motif Ekonomi, Pembagian Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Syariah
·         Membagi Peserta Didik menjadi 4 Kelompok;
ü  Kelompok 1 membahas tentang Prinsip Ekonomi
ü  Kelompok 2 membahas tentang Motif Ekonomi
ü  Kelompok 3 membahas tentang Pembagian Ilmu Ekonomi
ü  Kelompok 4 membahas tentang Ekonomi Syariah
·         Melakukan presentasi tentang Prinsip ekonomi, Motif Ekonomi, Pembagian Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Syariah
·         Menyimpulkan hasil diskusi tentang Prinsip ekonomi, Motif Ekonomi, Pembagian Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Syariah
·         Membuat sketsa  (Mind Mapping) Kebutuhan, Kelangkaan, Biaya Peluang


   120 Menit
3.   Kegiatan Penutup :
·           Melakukan Umpan Balik terhadap kegiaatan yang sudah dilaksanakan
·           Memberikan Refleksi terhadap proses dan hasil Pembelajaran
·           Guru menginformasikan materi pada pertemuan berikutnya
·           Menutup Pelajaran dengan mengucapkan salam


    30 Menit

D.Penilaian         
1.      Tehnik Penilaian :          
a.        Penilaian proses belajar mengajar oleh guru (rubrik dan jurnal)
b.        Penilaian antar Teman
c.         Ulangan Harian
2.      Instrumen Penilaian
Terlampir



C.      Media/Alat, Bahan dan Sumber Belajar
1.    Media/Alat
a.      Laptop
b.      LCD
2.    Bahan
a.      Power Point
3.    Sumber Belajar
a.    Buku Ekonomi:  Alam, S., 2013. Mandiri Ekonomi untuk SMA dan MA  Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga
b.   Buku Ekonomi Kemdikbud 2013


Mengetahui,                                                                Bandar Lampung,   Juli 2019
Kepala SMA AL-AZHAR 3 Bandar Lampung             Guru Mata Pelajaran





Drs. Hi. Ma’arifuddin Mz., M.Pd.                               ARIF WAMBUDI, S.Pd.,
NIP.19680317 200003 1 006




















Lampiran 1 : Materi

Konsep Ekonomi
Konsep Dasar Ekonomi
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkantimbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).

Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter, seperti misalnya penelitian perilaku kriminal, penelitian ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia.

Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisa ekonomi adalah “pembuatan keputusan” dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. misalnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini terkadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.

Banyak ahli ekonomi mainstream merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide, konsep, dan metodenya; walaupun menurut pendapat kritikus, kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan “apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?” The traditional Chicago School, with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real-world phenomena, has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. On the other hand, some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction.



Pengertian ilmu ekonomi
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku individu dan masyarakat membuat pilihan (dengan atau tanpa uang) menggunakan sumber daya yang terbatas, dengan cara atau alternatif terbaik untuk menghasilkan barang dan jasa. Sebagai pemuas kebutuhan  manusia yang relatif tidak terbatas. Barang dan jasa kemudian didistribusikan untuk kebutuhan konsumsi sekaranmg dan dimasa yang akan datang.

Kelangkaan 
Kelangkaan adalah kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Dengan singkat kata kelangkaan terjadi karena jumlah kebutuhan lebih banyak dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Kelangkaan bukan berarti segalanya sulit diperoleh atau ditemukan. Kelangkaan juga dapat diartikan alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kelangkaan mengandung dua pengertian:
·         Alat pemenuhan kebutuhan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.
·         Untuk mendapatkan alat pemuas kebutuhan memerlukan pengorbanan yang lain.
Masalah kelangkaan selalu dihadapi merupakan masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dengan alat pemuas yang terbatas. Dalam menghadapi masalah kelangkaan, ilmu ekonomi berperan penting karena masal ekonomi yang sebenarnya adalah bagaimana kita mampu menyeimbangkan antara keinginan yang tidak terbatas dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Apabila suatu sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan suatu alat pemuas kebutuhan dalam jumlah tidak terbatas, maka sumber daya tersebut dikatakan tidak mengalami kelangkaan.

Faktor Penyebab Kelangkaan
·         Keterbatasan sumber daya
Alam memang menyediakan sumber daya yang cukup melimpah. Namun, tetap saja jumlahnya terbatas, apalagi jika manusia mengolahnya secara sembarangan. Walaupun sumber daya tersebut dapat diperbaharui atau tersedia secara bebas, tetap saja akan berkurang dan lama-kelamaan akan habis.
·         Perbedaan letak geografis
Sumber daya alam biasanya tersebar tidak merata disetiap daerah. Ada daerah yang sangat subur, ada pula daerah yang kaya akan bahan tambang. Namun, ada pula daerah yang gersang dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini menyebabkan sumber daya menjadi langka dan terbatas, terutama bagi daerah yang tidak mempunyai sumber daya yang melimpah.
·         Pertambahan jumlah penduduk
Pertumbuhan jumlah penduduk selalu lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa. Hal ini telah diamati oleh seorang ekonom, Thomas Robert Malthus. Menurutnya, jumlah manusia tumbuh mengikuti deret ukur (1,  (1, 2, 4, 8, 16, dan seterusnya). Sementara jumlah produksi hanya tumbuh mengikuti deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya).


·         Keterbatasan kemampuan produksi
Kemampuan produksi didukung oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Misalnya kapasitas faktor produksi manusia terbatas karena masih bisa sakit, lelah, atau bosan. Mesin produksi juga bisa rusak dan aus. Selain itu, keterbatasan produksi juga ditentukan karena perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Sementara itu, di negara berkembang perkembangan kebutuhan barang dan jasa masih lebih cepat daripada perkembangan teknologinya.
·         Bencana alam
Bencana alam merupakan faktor perusak yang berada di luar kekuasaan dan kemampuan manusia. Walaupun sebenarnya sebagian bencana terjadi akibat ulah manusia sendiri. Banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain-lain telah membawa dampak kerugian yang cukup besar. Kerusakan bangunan, tempat usaha, sumber daya alam, dan bahkan korban jiwa yang menjadi korban bencana alam tersebut.


http://img.antaranews.com/new/2012/09/ori/20120913019.jpg      http://m.kabar24.com/images-data/posts/2012/02/28/11514/Gas1.jpg


http://indonesiatimur.co/wp-content/uploads/2013/04/BBM.jpg

Biaya Peluang
Biaya peluang atau biaya kesempatan (bahasa Inggris: Opportunity Cost) adalah biaya yang dikeluarkan ketika memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari, biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan. Sebagai contoh, misalkan seseorang memiliki uang Rp 10.000.000. Dengan uang sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV. "Kesempatan yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya peluang...

Skala prioritas kebutuhan manusia

Skala prioritas kebutuhan manusia adalah urutan kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingan kebutuhan. Dengan menyusun skala prioritas kebutuhan manusia, dapat diketahui kebutuhan mana yang harus didahulukan dan kebutuhan mana yang dapat ditunda.
Hal-hal yang mempengaruhi prioritas kebutuhan manusia adalah sebagai berikut:
a.    Tingkat pendapatan. Alternatif pilihan bagi seorang yang berpenghasilan tinggi, berbeda dengan
 orang yang berpenghasilan menengah atau rendah.
b.    Status sosial (kedudukan dalam masyarakat). Alternatif yang diprioritaskan bagi seorang guru berbeda
 dengan pedagang kaki lima.
c.    Lingkungan. Lingkungan orang-orang kaya mempunyai alternatif pilihan yang berbeda dengan
 lingkungan orang-orang biasa. Dalam memenuhi kebutuhan, manusia mendahulukan kebutuhan yang  dianggap penting, mendesak, dan pokok. Setelah kebutuhan-kebutuhan tersebut terpenuhi manusia  akan memenuhi kebutuhan pada prioritas berikutnya, agar mencapai kepuasan yang maksimal.


Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.

Pembagian ilmu ekonomi
Ilmu ekonomi dibagi dalam 3 kategori dengan rincian sebagai berikut :
1. Ilmu Ekonomi Deskriptif
2. Ilmu Ekonomi Teori, terdiri atas :
a. Ilmu Ekonomi Makro
b. Ilmu Ekonomi Mikro
3. Ilmu Ekonomi Terapan

Ilmu Ekonomi Descriptive Economics), yaitu ilmu ekonomi yang mengumpulkan semua kenyataan penting yang berhubungan dengan suatu persoalan ekonomi atau topik tertentu
Ilmu Ekonomi Teori (Economic Theory), dibedakan menjadi :
Ilmu Ekonomi Makro, adalah ilmu ekonomi yang mempelajari kehidupan ekonomi nasional sebagai suatu keseluruhan. Analisis bersifat global dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Ilmu Ekonomi Mikro, adalah ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Misalkan membahas masalah pasar, perusahaan, harga komoditas tertentu, dll.
Ilmu Ekonomi Terapan (Applied Economics), adalah ilmu ekonomi yang menggunakan kerangka pengertian dari analisis ekonomi teori untuk merumuskan kebijakan-kebijakan pedoman yang tepat untuk mengatasi masalah ekonomi tertentu.




Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak rumah tangga (household), perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk mempengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.
Permasalahan yang dihadapi oleh ekonomi makro adalah :
a.       Kemiskinan dan pemerataan
b.       Krisis nilai tukar
c.       Hutang luar negeri
d.       Perbankan, kredit macet
e.       Inflasi
f.        Pertumbuhan ekonomi
g.       Pengangguran

Ilmu ekonomi mikro (sering juga ditulis mikro ekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya.  Individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).
Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut.
Penerapan ekonomi mikro :
1.       Teori konsumsi
2.       Teori produksi dan harga
3.       Kesejahteraan ekonomi
4.       Organisasi industri
5.       Kegagalan pasar
6.       Ekonomi finansial
7.       Perdagangan internasional

Pengertian Ekonomi Syariah
Ekonomi dalam Syariah itu sesungguhnya bermuara kepada akidah Syariah yang bersumber dari syariatnya. Ini baru dari satu sisi. Sedangkan dari sisi lain, ekonomi Syariah bermuara pada Alquran dam As Sunnah yang berbahasa Arab. 
Ilmu ekonomi Syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Syariah. Sejauh mengenai maslah pokok kekurangan, hampir tidak terdapat perbedaan antara ilmu ekonomi Syariah dan ilmu ekonomi modern. Andaipun ada perbedaan itu terletak pada sifat dan volumenya. 
Menurut Profesor Robbins, ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia sebagai hubungan antara tujuan dan sarana langka yang memiliki kegunanaan-kegunaan alternatif.
Ekonomi Syariah adalah kumpulan norma hukum yang bersumber dari Alquran dan hadist yang mengatur urusan perekonomian umat manusia. 

. Tujuan ekonomi Syariah menggunakan pendekatan antara lain:
  1. Konsumsi manusia dibatasi sampai pada tingkat yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi kehidupan manusia
  2. Alat pemuas kebutuhan manusia seimbang dengan tingkat kualitas manusia agar ia mampu meningkatkan kecerdasan dan kemampuan teknologinya guna menggali sumber-sumber alam yang masih terpendam
  3. Dalam pengaturan ditribusi dan sirkulasi barang dan jasa, nilai-nilai moral harus diterapkan
  4. Pemerataan pendapatan dilakukan dengan mengingat sumber kekayaan seseorang yang diperoleh dari usaha halal, maka zakat sebagai sarana distribusi pendapatan merupakan sarana ampuh.
Menurut Metwally (dalam Zainal Arifin, 2002), prinsip-prinsip dasar ekonomi Syariah yakni sebagai berikut:
  1. Sumber daya dipandang sebagai amanah Allah kepada manusia, sehingga pemanfaatannya haruslah bisa dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Implikasinya adalah manusia harus menggunakannya dalam kegiatan yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
  2. Kepemilikan pribadi diakui dalam batas-batas tertentu yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan tidak mengakui pendapatan yang diperoleh secara tidak sah.
  3. Bekerja adalah kekuatan penggerak utama kegiatan ekonomi Syariah. Syariah mendorong manusia untuk bekerja dan berjuang untuk mendapatkan materi atau harta dengan berbagai cara, asalkan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Hal ini dijamin oleh Allah bahwa Allah telah menetapkan rizki setiap makhluk yang diciptakan-Nya.
  4. Kepemilikan kekayaan tidak boleh hanya dimiliki oleh segelintir orang-orang kaya dan harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produk nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  5. Syariah menjamin kepemilikan masyarakat dan penggunaannya dialokasikan untuk kepentingan orang banyak
  6. Seorang muslim harus tunduk pada Allah dan hari pertanggungjawaban di akhirat.
  7. Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memnuhi batas (nisab)
  8. Syariah melarang riba dalam segala bentuknya, karena secara tegas telah tercantum dalam Alquran.

Lampiran 2: Kartu Masalah
Penilaian proses belajar mengajar oleh guru (rubrik dan jurnal)

Jurnal Penilaian Sikap
No.
Nama Peserta Didik
Kelas
Catatan Kejadian
1

X IPS 1
Ribut di dalam Kelas
2

X IPS 1
Mengantuk
3




4




5



6


7


8


9


10




























Lampiran 3: Instrumen Penilaian

a.      Penilaian antar teman (rubrik)
Nama siswa                 :………………………….
Kelas                           :…………………………

Rubrik Presentasi
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup baik
4 = baik
5 = Sangat baik
Nomor 
Deskripsi 
Skor
Performance
Volume Suara ketika Presentasi Terlaksana


Interaksi ketika presentasi


Presenter menjelaskan dengan menggunakan bahasa Indonesia/English yang baik


 Presenter menujukkan sikap  ( tingkah laku) sopan


Menggunakan kalimat yang mudah dipahami


Content
Materi Presntasi menggambarkan relevansi dengan pembahasan yang ditugaskan

Materi Presntasi spesifik dengan pembahasan yang ditugaskan


Materi Presntasi mendeskripsikan dengan pembahasan yang ditugaskan


Rubrik Mind mapping 
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup baik
4 = baik
5 = Sangat baik







Nomor
Deskripsi

Skor
Performance
Volume Suara ketika Presentasi Terlaksana
5
Interaksi ketika presentasi

Presenter menjelaskan dengan menggunakan bahasa Indonesia/English yang baik

Presenter menujukkan sikap  ( tingkah laku) sopan

Menggunakan kalimat yang mudah dipahami

Mind mapping
Penyusunan mind mapping

Tulisan dalam mind mapping

Warna dalam mind mapping mendukung pemahaman yang baik

Content
Mind mapping menggambarkan relevansi dengan pembahasan yang ditugaskan

Mind mapping spesifik dengan pembahasan yang ditugaskan

Mind mapping mendeskripsikan dengan pembahasan yang ditugaskan


b.      Ulangan Harian (tes tulis, uraian)
Penilain Pertemuan I
Kisi-kisi;
No.
Pengetahuan
Butir
Instrumen
Nomor
Item
1
Menjelaskan Pengertian ilmu ekonomi

1
1
Pilihan Ganda; 1,2
Uraian; 1
2
Menguraikan Masalah ekonomi (Kelangkaan dan kebutuhan yang relatif tidak terbatas)

2
1
Pilihan Ganda; 3,4
Uraian; 2
3
Mengkategorikan antara Pilihan (kebutuhan dan keinginan) dan skala prioritas

4
1
Pilihan Ganda;5,6,7,8
Uraian; 3
4
Menjelaskan Kebutuhan  dan alat pemuas kebutuhan

7

1
Pilihan Ganda;9,10,11,12,13,14,15
Uraian;4
5
Mencontohkan Biaya Peluang

1
1
Pilihan Ganda;15
Uraian;5
Tes Pilihan Ganda
Pilihlah Salah satu Jawaban yang Paling Tepat !
1.      Manfaat mempelajari ilmu ekonomi adalah…
A.    Untuk memenuhi kebutuhan manusia yang beragam jumlah dan kualitasnya
B.     Untuk membuat daftar prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu
C.     Untuk memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada dalam memenuhi kebutuhan
D.    Untuk menekan dan mengurangi jumlah kebutuhan manusia yang makin beragam
E.     Untuk dipergunakan dalam berbagai alternative pilihan untuk memenuhi kebutuhan

2.      Pada dasarnya ilmu ekonomi dipelajari untuk mengetahui gejala dan perilaku manusia dalam rangka ....
A.                   Memperoleh keuntungan sebesar-besarnya
B.                   Memperoleh pendapatan sebesar-besarnya
C.                   Mengurangi jumlah kebutuhannya
D.                   Meningkatkan status sosial
E.                    Memenuhi kebutuhan hidup

3.      Inti masalah ekonomi adalah....
  1. Kebutuhan manusia yang dapat dipenuhi dengan kerja
  2. Kebutuhan manusia dan keterbatasan alat pemuasnya
  3. Kebutuhan manusia dan uang sebagai alat pemuasnya
  4. Kebutuhan manusia barang atau jasa sebagai alat pemuasnya
  5. Kebutuhan manusia dalam mencapai kepuasan hidup

4.      Salah satu penyebab kelangkaan adalah …
A.    Banyak sumber daya ekonomi yang rusak karena bencana alam
B.     Penerapan sosialisasi dalam kegiatan produksi menambah hasil produksi
C.     Sebagian besar masyarakat sudah merasa puas jika kebutuhan primernya terpenuhi
D.    Penemuan teknologi baru yang memungkinkan peningkatan produksi
E.     Adanya penemuan baru dalam pembudayaan yang mengakibatkan hasil berlipat ganda

5.      Kebutuhan adalah  keinginan  manusia....
A.       yang harus dipenuhi manusia
B.       yang timbul sejak manusia lahir
C.       terhadap barang dan jasa untuk kelangsungan hidupnya
D.       terhadap barang dan jasa untuk mencapai kemakmuran
E.        untuk memenuhi hidupnya sehari-hari

6.      Berikut ini disajikan beberapa jenis  kebutuhan:
1.   Kebutuhan primer
2.   Kebutuhan untuk hari tua
3.   Kebutuhan terhadap barang yang bersifat sekunder
4.   Kebutuhan untuk kepentingan sosial
5.   Kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani
6.   Kebutuhan untuk kepentingan individual
Berdasarkan uraian di atas, manakah jenis kebutuhan ditinjau dari subyek yang membutuhkan?
A.  1 dan 2                                                                        D.  4 dan 5
B.  2 dan 3                                                                        E.   4 dan 6
C.  3 dan 4

7.      Kebutuhan menurut intensitasnya, di antaranya adalah ....
A.    kebutuhan jasmani
B.    kebutuhan sekarang
C.    kebutuhan psikologis
D.    kebutuhan primer
E.     kebutuhan individual

8.      Kebutuhan akan barang-barang mewah dinamakan kebutuhan ..........
A.    primer
B.    sekunder
C.    tertier
D.    tambahan
E.     komplementer

9.      Kebutuhan yang diperlukan oleh fisik manusia untuk kelangsungan hidupnya adalah .......
A.    kebutuhan jasmani
B.    kebutuhan rohani
C.    kebutuhan pokok
D.    kebutuhan sekarang
E.     kebutuhan akan datang

10.  Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan adalah........
A.    kebutuhan harus dipenuhi, keinginan tidak perlu dipenuhi
B.     kebutuhan harus dipenuhi terlebih dahulu, baru setelah itu keinginan
C.     kebutuhan semua orang sama, sedangkan keinginan setiap orang berbeda
D.    jika kebutuhan tidak dipenuhi, kehidupan kita tidak akan terganggu, sedangkan jika keinginan tidak dipenuhi, kehidupan akan terganggu
E.     kebutuhan dan keinginan tidak perlu dipenuhi

11.  Berikut adalah penyebab tidak terbatasnya kebutuhan  manusia, kecuali
A.    Pertambahan jumlah penduduk
B.     Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan teknologi
C.     Bertambahnya kemiskinan dan pengangguran
D.    Peningkatan taraf  hidup
E.     Kemajuan tingkat kebudayaan




12.  Benda kebutuhan yang jumlahnya terbatas serta untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan disebut …
A.    Benda bebas                                                    D.   Benda produksi
B.     Benda ekonomi                                               E.   Benda subtitusi
C.     Benda konsumsi

13.  Perhatikan pernyataan berikut.
  1. Memenuhi kebutuhan hidup                                       4.  Pembagian pendapatan yang merata
  2. Meningkatkan produksi                                              5.  Kebutuhan hidup selalu bertambah
  3. Meningkatkan kesejahteraan material
Berdasarkan pernyataan tersebut, alasan ekonomi yang dapat meningkatkan kemakmuran adalah ....
  1. 1,2 dan 3                                                         D.  2, 3 dan 5
  2. 1,3 dan 4                                                         E.   3,4 dan 5
  3. 2,3 dan 4

14.  Timbulnya barang-barang ekonomi disebabkan oleh….
A.  Adanya sumber-sumber yang tak terbatas
B.  Tidak  ada kebutuhan yang mantap
C.  Adanya sumber-sumber pemuas kebutuhan yang terbatas
D.  Adanya faktor produksi alam, tenaga kerjas dan modal
E.   Adanya persediaan barang yang serba mewah

15.  Contoh berikut yang menunjukkan konsep biaya peluang adalah…
A.  Memproduksi sepatu dan mengabaikan produksi baju
B.  Memilih sekolah di perguruan tinggi dan bekerja
C.  Mengonsumsi daging ayam dan daging sapi
D.  Menambah tenga kerja dan mesin produksi
E.   Memasarkan kain batik dan kain sutra















Kunci Jawaban
NO
Nomor Soal
Jawaban
1
1
C
2
2
E
3
3
B
4
4
A
5
5
D
6
6
E
7
7
D
8
8
C
9
9
A
10
10
D
11
11
C
12
12
B
13
13
C
14
14
D
15
15
B











Soal Uraian
1.    Jelaskan Pengertian Ilmu Ekonomi !
2.    Uraikan Masalah ekonomi Klasik !
3.    Jelaskan apa yang dimaksud dengan Kebutuhan
4.    Jelaskan  pengertian alat pemuas kebutuhan
5.    Uraikan apa yang menjadi latar belakang munculnya Biaya peluang (opportunity cost)

Kunci Jawaban Uraian
Nomor
Soal
Jawaban
Skor
1
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
10
2
a.        Produksi
Pada permasalahan ini merupakan permasalahan yang dianggap sebagai cara untuk memproduksi barang dan jasa yang akan dibutuhkan oleh masyarakat.
b.        Distribusi
Masalah distribusi ini memiliki posisi dengan bagaimana benda-benda pemuas kebutuhan itu dapat sampai dengan pihak konsumen yang membutuhkan. Dengan demikian telah diketahui bahwa jika barang dan jasa yang tak dapat sampai di pihak konsumen secara tepat maka nilai gunanya itu tidak ada dan juga pemuas kebutuhan pun tidak dapat diperoleh.
c.        Konsumsi
Masalah konsumsi ini mengandung masalah-masalah yang yang membahas tentang apa yang menjadi alat pemuas kebutuhan masyarakat itu diproduksi sebagai alat yang memang dapat digunakan oleh pihak konsumen. Dengan demikian barang atau jasa yang diproduksi oleh masyarakat pun harus merupakan barang dan jasa yang tepat , maksudnya disini adalah barang dan jasa yang memang sebenarnya dibutuhkan dan mampu dibeli oleh pihak konsumen.
20
3
Kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan mahluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan menjadi dasar (alasan) bagi setiap individu untuk berusaha. Pada dasarnya, manusia bekerja mempunyai tujuan tertentu, yaitu memenuhi kebutuhan.
10
4
Alat pemuas kebutuhan
1) Pengertian barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan
Alat pemuas kebutuhan manusia terdiri atas barang dan jasa. Setiap hari manusia membutuhkan dua alat pemuas kebutuhan tersebut. Walaupun sama-sama sebagai alat pemuas kebutuhan kedua alat pemuas kebutuhan tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Barang adalah alat pemuas kebutuhan yang berwujud misalnya nasi untuk memenuhi kebutuhan pangan.adapun jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud misalnya jasa dokter untuk memenuhi kebutuhan kesehatan.
30
5
Pembahasan mengenai biaya peluang sangat berkaitan dengan kebutuhan manusia yang bersifat tidak terbatas.

Ketakterbatasan kebutuhan manusialah yang memunculkan terjadinya biaya peluang.

Ketakterbatasan kebutuhan manusia mengharuskan manusia melakukan pilihan dalam memenuhi kebutuhannya. Pilihan inilah yang menciptakan biaya peluang (opportunity cost).

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan selalu bertemu dengan biaya peluang.

Biaya peluang atau biaya kesempatan (bahasa Inggris: Opportunity Cost) adalah biaya yang dikeluarkan ketika memilih suatu kegiatan.
30

Pedoman Penskoran Pilihan Ganda;
Skor     = B/N x 100
B = Banyaknya Butir yang jawabannya benar
N = Banyaknya Butir Soal



Pedoman Penskoran Uraian;
Nomor Soal
Skor
1
10
2
20
3
10
4
30
5
30
Total
100

Nilai Total = A + B : 2


















Penilaian Pertemuan ke 2
Kisi-kisi;
No.
Pengetahuan
Butir
Instrumen
Nomor
Item
1
Menjelaskan Prinsip ekonomi

2
1
Pilihan Ganda; 1,2
Uraian; 1
2
Menjelaskan Motif ekonomi

2
1
Pilihan Ganda; 3,4
Uraian;2
3
Menjabarkan Pembagian ilmu ekonomi

5
1
Pilihan Ganda;5,6,7,8,9
Uraian; 3
4
Menjelaskan Ekonomi syariah (pengertian, tujuan, prinsip dan karakteristik ekonomi syariah)

1
1
Pilihan Ganda; 10
Uraian; 4, 5















Tes Pilihan Ganda
Pilihlah Salah satu Jawaban yang Paling Tepat !

1.      Tindakan dengan pengorbanan tertentu untuk mendapatkan hasil sebesar-besarnya, atau tindakan dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil tertentu merupakan pengertian dari ….
a.                                           Prinsip ekonomi
b.                                          Teori ekonomi
c.                                           Ilmu ekonomi
d.                                          Ruang lingkup ekonomi
e.                                           Jenis-jenis ekomi

2.      Perhatikan pernyataan berikut ini :
a)      Memperoleh keuntungan semaksimal mungkin
b)      Memanfaatkan alat, kemampuan, dan modal atau pengorbanan tertentu yang dimiliki
c)      Menghindari kerugian dan memperkecil resiko kerugian
d)      Menghindari pemborosan dan bertindak ekonomis
Berikut yang merupakan tujuan dari prinsip ekonomi yaitu ….
a.    (a), (b), dan (c)
b.    (a), (b), (c) dan (d)
c.    (a), (b), dan (d)
d.   (a), (c) dan (d)
e.    (b), (c), dan (d)

3.      Budi belajar dengan tekun agar bisa mendapat penghargaan sebagai juara kelas, motif ekonomi yang mendasari kegiatan Budi adalah ....
a.         Motif pujian         
b.         Motif kekuasaan  
c.         Motif politik
d.        Motif paksaan
e.         Motif keuntungan
4.      Amati gambar berikut ini.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI1bqxZOOiePaOnluxoAD6eEmmV6jBkrhJ9iLFjmFtPpBfABfaTq_2c3bkuioZ9Mp8gwsNiJXicealoJLUBOBEwIOl8EUIJD9LLP5bkvOREKoI_c_QID3swZKb0XuscqPjm8muEnZArVY/s320/pekerja.jpg
Pada gambar menunjukkan bahwa seseorang bekerja keras meningkatkan kualitas kerja untuk menambah pendapatan. Motif yang mendasari seseorang melakukan tindakan ekonomi  tersebut adalah ...
    1. motif keselamatan
    2. motif penghargaan 
    3. motif memperoleh kekuasaan
    4. motif untuk mendapatkan hadiah
    5. motif memenuhi kebutuhan hidup untuk mencapai kemakmuran

5.      Dalam konsep ekonomi mikro akan dibahas mengenai pelaku rumah tangga,perusahaan,dan pasar yang dilakukan secara ....
a.       Individu                           
b.      Kontinu
c.       Kelompok                        
d.      terputus
e.       Bersamaan

6.      Kenaikan harga barang kebutuhan pokok pada saat menjelang puasa merupakan salah satu komponen yang dibahas dalam ekonomi mikro,yaitu dalam hal ....
a.       Perilaku penjual dan pembeli
b.      Perilaku produsen dalam kegiatan ekonomi
c.       Interaksi penjual dan pembeli dipasar barang
d.      Perilaku konsumen dalam kegiatan ekonomi
e.       Interaksi produsen dan konsumen dipasar faktor produksi

7.      Salah satu komponen yang dibahas dalam ekonomi mikro,yaitu .....
a.       Ekonomi internasional
b.      Tinggi angka inflasi
c.       Perilaku produsen dan konsumen
d.      Pemanfaatan sumber daya ekonomi
e.       Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing

8.      Perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi  makro terletak pada ....
a.       Masalah yang dibahas dan keluasan lingkup
b.      Bahasa dan istilah ekonomi yang digunakan
c.       Faktor produksi dan balas jasa yang tersedia
d.      Sarana dan prasarana yang digunakan
e.       Waktu dan tempat kegiatan ekonomi

9.      Pernyataan yang tepat mengenai konsep pembahasan ekonomi mikro dan ekonomi makro adalah ....
a.       Ekonomi mikro membahas upaya mengatasi pengangguran, sementara ekonomi makro membahas interaksi penjual dan pembeli
b.      Ekonomi mikro membahas pengeluaran agregat, sementara ekonomi makro membahas peningkatan pertumbuhan ekonomi
c.       Ekonomi mikro membahas penetapan pembentukan harga , sementara ekonomi makro membahas pasar faktor-faktor produksi
d.      Ekonomi mikro membahas penawaran faktor produksi , sementara ekonomi makro membahas permintaan dan penawaran barang dan jasa
e.       Ekonomi mikro membahas perilaku konsumen dan produsen, sementara ekonomi makro menetapkan tingkat ekonomi negara.

10.  Ada kebiasaan dalam sebuah masyarakat, misalnya dalam sewa rumah apabila rumah sewan itu rusak maka menjadi tanggungjawab penyewa sehingga pemilik rumah atau yang menyewakan boleh menuntut jika terjadi kerusakan asalkan pada saat transaksi saling mengetahui dan sepakat. Dari deskripsi tersebut terdapat asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam yaitu ....
a.         transaksi dilandasi degan keikhlasan dan niat karena Allah SWT
b.         transaksi dilandasi dengan rasa suka sama suka
c.         dirancang secara bebas dan tanggung jawab
d.        transaksi untuk kepentingan bersama
e.         adat kebiasaan suatu masyarakat




















NO
Nomor Soal
Jawaban
1
1
A
2
2
B
3
3
A
4
4
E
5
5
A
6
6
C
7
7
C
8
8
A
9
9
E
10
10
A

















Soal Uraian
1.    Deskripsikan tentang pengertian prinsip ekonomi dengan menggunakan bahasamu sendiri!
2.    Deskripsikan tentang motif ekonomi dengan menggunakan bahasamu sendiri
3.    Uraikan Pembagian Ilmu Ekonomi !
4.    Jelaskan  pengertian ekonomi syariah !
5.    Uraikan Prinsip-prinsip dasar ekonomi Syariah !























Nomor
Soal
Jawaban
1
Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.

2
Pengertian motif ekonomi adalah Alasan atau keinginan yang mendorong seseorang melakukan kegiatan ekonomi.
3
Ilmu ekonomi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu menjadi teori ekonomi, ekonomi deskriptif, dan ekonomi terapan.
4
Pengertian Ekonomi Syariah atau Pengertian Ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang bersumber dari wahyu yang transendental (alquran dan hadist) dan sumber interpretasi dari wahyu yang disebut dengan ijtihad.
5
·       Sumber daya dipandang sebagai amanah Allah kepada manusia, sehingga pemanfaatannya haruslah bisa dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
·       Kepemilikan pribadi diakui dalam batas-batas tertentu yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan tidak mengakui pendapatan yang diperoleh secara tidak sah.
·       Bekerja adalah kekuatan penggerak utama kegiatan ekonomi islam.
·       Kepemilikan kekayaan tidak boleh hanya dimiliki oleh segelintir orang-orang kaya dan harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produk nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
·       Islam menjamin kepemilikan masyarakat dan penggunaannya dialokasikan untuk kepentingan orang banyak.
·       Seorang muslim harus tunduk pada Allah dan hari pertanggungjawaban di akhirat.
·       Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memnuhi batas (nisab).
·       Islam melarang riba dalam segala bentuknya, karena secara tegas telah tercantum dalam Alquran.






Pedoman Penskoran Uraian;
Nomor Soal
Uraian Jawaban
Skor
1
Jawaban Lengkap dan Benar Seluruhnya
100
2
Jawaban Lengkap dan benar Sebahagian besar
70 – 90
3
Jawaban Lengkap dan benar Sebahagian Kecil
50 – 69
4
Jawaban Lengkap dan Salah
30
5
Tidak Ada Jawaban
0

Pedoman Penskoran Pilihan Ganda;
Jumlah Soal Benar      x 100  = Nilai
Jumlah soal

Nilai Total = A + B : 2

Penilaian Keterampilan
Rumusan Soal
Kriteria, Skor dan Indikator Keterampilan mengaplikasikan
KRITERIA
SKOR
INDIKATOR
Tema yang dibuat
3
Sesuai
2
Kurang sesuai
1
Tidak sesuai

Kesesuaian Gambar dengan Tema
3
Sesuai
2
Kurang sesuai
1
Tidak sesuai



Pengisian Format Nilai Keterampilan Pembuatan Mind Maping
No.
Kelompok
Skor Untuk
Jumlah
Skor
Nilai
Tema yang dibuat
Kesesuain dengan Tema



















Nilai Keterampilan = (Jumlah Skor Perolehan : Skor Maksimal) x 100

Latihan soal PAS Kewirausahaan kelas XI

  Asalamu'alaikum anak2 ku kelas XI minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin ya anak2ku, ✨ Semangat kembali mengikuti Pembelajaran...