Selasa, 04 Agustus 2020

akuntansi kls XII


Materi persamaan dasar akuntansi kelas XI

Materi persamaan dasar akuntansi kelas XII


Pengertian Lengkap Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan akuntansi, atau juga disebut persamaan dasar akuntansi adalah komponen yang membentuk dasar untuk semua sistem akuntansi. Bahkan untuk seluruh konsep akuntansi entri ganda didasarkan pada persamaan dasar akuntansi.
Persamaan sederhana ini menggambarkan dua fakta tentang perusahaan: apa yang dimiliki perusahaan dan berapa besar hutang perusahaan. Persamaan akuntansi menyamakan aset perusahaan dengan liabilitas dan ekuitasnya, hal ini menunjukkan bahwa semua aset perusahaan diperoleh melalui hutang atau pembiayaan ekuitas.
Misalnya, ketika memulai sebuah perusahaan, asetnya pertama kali dibiayai dengan kas yang diterima perusahaan dari pinjaman atau pendanaan yang diterima perusahaan dari investor. Dengan demikian, semua aset perusahaan berasal dari kreditor atau investor, termasuk dalam kewajiban dan ekuitas.

Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

persamaan dasar akuntansi 1
Seperti yang Anda lihat pada gambar diatas, aset sama dengan jumlah liabilitas dan ekuitas pemilik. Ini adalah gambaran ketika Anda mempelajari persamaan dasar akuntansi. Liabilitas atau kewajiban dan ekuitas pada dasarnya hanyalah sumber pendanaan bagi perusahaan untuk membeli aset.
Persamaan akuntansi umumnya ditulis dengan liabilitas atau kewajiban yang muncul sebelum ekuitas pemilik. Hal ini  dikarenakan kreditor biasanya harus melakukan pelunasan sebelum investor dalam kebangkrutan. Dalam hal ini, kewajiban atau liabilitas dianggap lebih lancar daripada ekuitas.
Hal seperti ini harus konsisten dengan pelaporan keuangan di mana aset dan liabilitas lancar selalu dilaporkan sebelum aset dan liabilitas jangka panjang.
Persamaan ini berlaku untuk semua kegiatan bisnis dan transaksi. Aset akan selalu sama dengan kewajiban dan ekuitas pemilik. Jika aset meningkat, kewajiban atau ekuitas pemilik harus meningkat untuk menyeimbangkan persamaan. Sebaliknya berlaku jika kewajiban atau ekuitas yang menurun.

Komponen Persamaan Dasar Akuntansi

Aset (Aktiva)

Aset adalah sumber daya yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan untuk digunakan untuk manfaat masa depan. Beberapa aset berwujud seperti uang tunai, sementara yang lain bersifat tidak berwujud seperti goodwill atau hak cipta.
Aset umum lainnya adalah piutang. Ini adalah janji untuk dibayar dari pihak lain. Piutang timbul ketika perusahaan menyediakan layanan atau menjual produk kepada seseorang secara kredit.
Semua aset ini adalah sumber daya yang dapat digunakan perusahaan untuk keuntungan masa depan. Berikut adalah beberapa contoh aset yang umum:

Aset lancar

  • Kas
  • Piutang
  • Biaya Dibayar Dimuka

Aset Tetap

  • Kendaraan
  • Bangunan

Aset Tak Berwujud

  • Goodwill
  • Hak cipta
  • Paten

Liabilitas (Kewajiban)

Suatu kewajiban, dalam istilah yang paling sederhana adalah sejumlah uang yang terutang kepada orang atau organisasi lain. Dengan kata lain, kewajiban adalah klaim kreditor atas aset perusahaan karena ini adalah jumlah aset yang akan dimiliki kreditor jika perusahaan dilikuidasi.
Bentuk kewajiban yang umum adalah hutang. Hutang adalah kebalikan dari piutang. Ketika suatu perusahaan membeli barang atau jasa dari perusahaan lain secara kredit, hutang dicatat untuk menunjukkan bahwa perusahaan berjanji untuk membayar perusahaan lain untuk aset mereka.
Berikut adalah beberapa contoh dari beberapa kewajiban yang paling umum:
  • Akun hutang
  • Pinjaman bank
  • Kredit permanen (LOC)
  • Pinjaman pribadi
  • Pinjaman karyawan
  • Pendapatan diterima dimuka

Ekuitas 

Ekuitas mewakili porsi aset perusahaan yang dimiliki oleh pemegang saham atau mitra. Dengan kata lain, pemegang saham atau mitra memiliki sisa aset setelah semua kewajiban dilunasi.
Pemilik dapat meningkatkan bagian kepemilikan mereka dengan menyumbangkan uang kepada perusahaan atau mengurangi ekuitas dengan menarik dana perusahaan. Demikian juga, pendapatan meningkatkan ekuitas sementara biaya menurunkan ekuitas.
Berikut adalah beberapa akun ekuitas umum:
  • Modal pemilik
  • Penarikan dana pemilik
  • Pinjaman karyawan
  • Pendapatan diterima dimuka
  • Saham biasa
  • Modal disetor

Penerapan Persamaan Dasar Akuntansi pada suatu Kasus

Berikut adalah kasus dimana persamaan dasar akuntansi bekerja dalam situasi bisnis.
Bobi adalah pengusaha yang ingin memulai sebuah perusahaan yang menjual speaker untuk sistem stereo mobil. Setelah menabung selama setahun, Bobi memutuskan sudah saatnya untuk memulai bisnisnya secara resmi. Dia membentuk Mega Speaker dan menanamkan modal Rp 100.000.ooo kepada perusahaan sebagai ganti semua saham yang baru dikeluarkan.
Transaksi bisnis ini meningkatkan kas perusahaan dan meningkatkan ekuitas dengan jumlah yang sama.
persamaan dasar akuntansi 2

Setelah pembentukan perusahaan, Mega speaker perlu membeli beberapa peralatan untuk memasang speaker. Ia membeli  peralatan instalasi dengan harga Rp 20.000.000 yang ia dapatkan dari kas. Dalam hal ini, Mega Speaker menggunakan kas untuk membeli aset lain, sehingga akun aset berkurang dari pencairan uang tunai dan meningkat dengan penambahan peralatan instalasi.
persamaan dasar akuntansi 3

Setelah satu tahun, Mega speaker berkembang pesat dan perlu mencari tempat untuk bisnis baru. Bobi memutuskan bahwa paling masuk akal secara finansial bagi Mega Speaker adalah untuk membeli gedung. Karena Speakers, Inc. tidak memiliki kas sebesar Rp 500.000.000 untuk membayar bangunan, ia harus memilih untuk mengambil pinjaman.
Mega speaker membeli bangunan Rp 500.000.000 dengan membayar Rp 100.000.000 tunai dan mengambil hipotek Rp 400.000.000. Transaksi bisnis ini mengurangi aset sebesar Rp 100.000.000 dari pengeluaran kas, meningkatkan aset dengan bangunan Rp 500.000.000 yang baru, dan meningkatkan liabilitas dengan hipotek Rp 400.000.000 yang baru.
persamaan akuntansi 4

Seperti yang Anda lihat, semua transaksi diatas selalu menyeimbangkan persamaan dasar akuntansi. Ini adalah salah satu aturan dasar akuntansi. Persamaan dasar akuntansi tidak pernah tidak seimbang. Aset akan selalu sama dengan kewajiban dan ekuitas pemilik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi usaha pengelolaan makanan khas daerah yang di modifikasi

MATERI BUDIDAYA UNGGAS PETELUR KLS XII

Soal materi koperasi kelas x


Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BALASHAPUS
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BALASHAPUS
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BALASHAPUS
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BALASHAPUS
  5. Della Ramadhanti
    12 IPA 2

    BALASHAPUS
  6. Lucia Sabilla Haya
    12 Ipa 1

    BALASHAPUS
  7. NABILLA AISHA MAHARANI
    12 IPA 2

    BALASHAPUS

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi usaha pengelolaan makanan khas daerah yang di modifikasi

MATERI BUDIDAYA UNGGAS PETELUR KLS XII

Soal materi koperasi kelas x

Senin, 03 Agustus 2020

Wirausaha produk rekayasa sistem teknik kelas XI

Sistem Teknik

Sistem berasal dari bahasa Latin, disebut dengan systema, atau bahasa Yunani sustema yang artinya satu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi untuk mencapai suatu tujuan.


Sistem bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pendayagunaan berpikir sistem untuk pemecahan masalah.

Msalnya air sungai pada bendungan yang dinaikkan permukaannya dapat digunakan sebagai sistem irigasi pada persawahan jika permukaan tanah yang dialiri lebih tinggi dari permukaan air.Kekeringan dapat terjadi jika permukaan tanah persawahan lebih tinggi daripada permukaan air di wilayah setempat, agar dapat mengatasi masalah seperti kekeringan dan gagal panen pada persawahan, dibuatkan pengairan melalui sistem irigasi.

Sistem pada bendung gerak dapat juga digunakan sebagai penggerak peralatan produksi. Misalnya pada sungai yang cukup deras alirannya, bendung-nya dapat digunakan untuk sistem transportasi air.


Membuka dan menutup pintu air menggunakan sistem hidraulik atau sistem yang memanfaatkan zat cair seperti oli yang bertekanan untuk melakukan gerakan segaris atau putaran.


Sistem merupakan keterpaduan antar elemen sistem yang saling berinteraksi, sharing, sinergi dan kolaborasi untuk suatu tujuan tertentu, dengan proses mekanisme metabolisme loop feedback, input-proses-output dengan target produk dan waktu pencapaian tertentu.


Mekanisme kontrol pada sistem terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara kontinyu atau berlanjut, bersifat terbuka dan mempunyai batasan-batasan tertentu yang berada pada lingkungan tertentu.

Seperti pintu bagasi mobil yang menggunakan sistem hidraulik dilengkapi dengan elemen sistem yang berupa aktuator atau peralatan mekanis untuk menggerakkan suatu sistem, mengkonversikan besaran listrik analog menjadi besaran lainnya.Atau aktuator tenaga hidraulik yang terdapat pada alat dongkrak digunakan untuk mengatasi permasalahan mengangkat beban yang cukup berisi Sistemterdiri dari inti sistem dan lingkungan sistem.

Lingkungan sistem melingkupi elemen-elemen sistem sebagai tempat berkembangnya sistem tersebut. Lingkungan sistem memiliki tiga sumber yaitu informasi, energi dan materi. Inti sistem memiliki pengaruh yang kuat terhadap sistem yang bersangkutan. Inti sistem memiliki sub sistem.


Pola pikir sistem dapat di implentasikan dalam seluruh aktivitas manusia secara individu atau kelompok dalam mencapai tujuan kehidupan menuju perkembangan yang berkelanjutan.


Pola pikir sistem memberi berbagai pilihan solusi dalam penyelesaian permasalahan, rekomendasi dan langkah pengembangan.


Individu yang memiliki pola pikir sistem memiliki sikap :
  1. saling bersinergi dan berkolaborasi secara berkembang
  2. adanya kesadaran antara masing-masing elemen
  3. memiliki pemahaman tentang keterkaitan antar elemen
  4. bersinergi dan berkolaborasi secara harmoni berkembang
  5. sharing dan networking secara produktif

Sistem teknik merupakan perancangan atau pengembangan suatu sistem yang lebih baik melalui sistem mekanis atau sistem pada manusia dengan mesin.


Sistem teknik mengembangkan keterpaduan dari elemen yang saling berinteraksi, bersinergi dan berkolaborasi.

Perancangan atau pengembangan suatu sistem teknik melalui sistem mekanis atau sistem pada manusia dengan mesin supaya dapat dicapai tujuan yang lebih baik.


Sistem teknik merupakan hasil perkembangan dari keterpaduan antar elemen yang saling berinteraksi, bersinergi dan berkolaborasi dapat diilustrasikan seperti pada produk elektronika.


Pada produk elektronika dengan sistem teknik kendali otomatis dapat dimaknai sebagai sesuatu yang bekerja sesuai dengan keinginan pengguna. Produk otomatis ini sudah banyak kita jumpai di pasar baik yang sederhana maupun yang sudah kompleks. Contoh yang paling sering kita lihat adalah rice cooker. Kemudahan, kesederhanaan dan manfaat yang nyata dan keuntungan dari sistem teknik secara otomatis ini dapat meningkatkan keefektifan kerja sehingga pengguna dapat melakukan aktifitas yang lainnya.


Sistem teknik pada kendali otomatis adalah suatu sistem yang menghubungkan sistem mekanik, kelistrikan, serta elektronika secara bersama dengan sistem informasi untuk mengendalikan produksi.


Sistem mekanik seperti pada penanak nasi, sedangkan sistem kelistrikan adalah tenaga (energi listrik) yang diberikan untuk memanaskan elemen pemanas. Disini elemen pemanas dan juga thermostat dapat dikategorikan sebagai sistem elektronik.


Pada komponen thermostat terlihat temperatur dan memberikan informasi ke sistem elektrik untuk memberikan tindakan. Sistem penanak nasi ini ada dua tindakan yang dapat dilakukan, yaitu terus memberikan energi atau berhenti memberikan energi pada temperatur 1000C.


Program instruksi yang terdapat pada sistem pengendalian adalah untuk menjalankan instruksi, mengotomatisasikan suatu proses, diperlukan energi, baik untuk menggerakkan proses itu sendiri maupun untuk mengoperasikan program dan sistem kendali.


Sistem pengendali yang menggunakan sensor memberi informasi (berupa input) ke pemroses (otak) kemudian memberikan tindakan (output). Proses membaca (sensor), pengolahan data dari sensor (memproses) dan tindakan merupakan elemen dari sistem kendali.


Sistem kendali otomatis terdapat tiga elemen yaitu
  1. sumber tenaga untuk menjalankan aksi
  2. sistem kendali umpan balik (feedback control)
  3. machine programming

Suatu sistem teknik secara otomatis dirancang agar supaya menjalankan tindakan dengan baik, dan tindakan tersebut membutuhkan energi berupa listrik karena mudah dibangkitkan dan mudah juga dikonversikan ke bentuk tenaga lainnya.

Latihan soal PAS Kewirausahaan kelas XI

  Asalamu'alaikum anak2 ku kelas XI minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin ya anak2ku, ✨ Semangat kembali mengikuti Pembelajaran...