Senin, 07 Oktober 2019

Materi motivasi kelas XII tentang sosok pemimpin

Kepemimpinan Sejati

Kepemimpinan Sejati
Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau pun jabatan seseorang. 
Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah
dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri,
bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.


Oleh ARIBOWO PRIJOSAKSONO

Hal ini dikatakan dengan lugas oleh seorang jenderal dari Angkatan Udara Amerika Serikat:
”I don’t think you have to be wearing stars on your shoulders or a title to be a leader. Anybody who wants to raise his hand can be a leader any time.”
—General Ronal Fogleman, US Air Force—


Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang
perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang.

Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out).
Ketika pada suatu hari filsuf besar Cina, Lao Tsu, ditanya oleh muridnya tentang siapakah pemimpin yang sejati, maka dia menjawab: 
As for the best leaders, the people do not notice their existence. 
The next best, the people honour And praise.
The next, the people fear, And the next the people hate.
When the best leader’s work is done, The people say, ‘we did it ourselves’.

Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. 
Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan, maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri.
Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager)
, motivator, inspirator, dan maximizer.
Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. Semakin dipuji bahkan dikultuskan, semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin.
Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati (humble).
Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela.
Seorang pemimpin besar Afrika Selatan, yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis, menjadi negara yang demokratis dan
merdeka.
Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey, bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid, justru melahirkan perubahan dalam dirinya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun.

Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal, Kenneth Blanchard, bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati.

Karakter Seorang Pemimpin Sejati
Setiap kita memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin. Dalam tulisan ini saya memperkenalkan sebuah jenis kepemimpinan yang saya sebut dengan Q Leader.

Kepemimpinan Q dalam hal ini memiliki empat makna.
Pertama, Q berarti kecerdasan atau intelligence (seperti dalam IQ – Kecerdasan Intelektual, EQ – Kecerdasan Emosional, dan SQ – Kecerdasan Spiritual). Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki kecerdasan IQ—EQ—SQ yang cukup tinggi.

Kedua, Q Leader berarti kepemimpinan yang memiliki quality, baik dari aspek visioner maupun aspek manajerial.

Ketiga, Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki qi (dibaca ‘chi’ – bahasa Mandarin yang berarti energi kehidupan).

Makna Q keempat adalah seperti yang dipopulerkan oleh KH Abdullah Gymnastiar sebagai qolbu atau inner self.
Seorang pemimpin sejati adalah seseorang yang sungguh-sungguh mengenali dirinya (qolbu-nya) dan dapat mengelola dan mengendalikannya (self management atau qolbu management).

Menjadi seorang pemimpin Q berarti menjadi seorang pemimpin yang selalu belajar dan bertumbuh senantiasa untuk mencapai tingkat atau kadar Q (intelligence – quality – qi — qolbu) yang lebih tinggi dalam upaya pencapaian misi dan tujuan organisasi maupun pencapaian makna kehidupan setiap pribadi seorang pemimpin.

Untuk menutup tulisan ini, saya merangkum kepemimpinan Q dalam tiga aspek penting dan saya singkat menjadi 3C , yaitu:
1. Perubahan karakter dari dalam diri (character change)
2. Visi yang jelas (clear vision)
3. Kemampuan atau kompetensi yang tinggi (competence)
Ketiga hal tersebut dilandasi oleh suatu sikap disiplin yang tinggi untuk senantiasa bertumbuh, belajar dan berkembang baik secara internal (pengembangan kemampuan intrapersonal, kemampuan teknis, pengetahuan, dll) maupun dalam hubungannya dengan orang lain (pengembangan kemampuan interpersonal dan metoda kepemimpinan)
 .

Materi prinsip ekonomi kelas X tgl 7 oktb 2019

Pengertian Prinsip Ekonomi

Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi? Secara umum pengertian prinsip ekonomi adalah pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.
Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.

Prinsip-Prinsip Ekonomi dan Contohnya

Secara umum jenis jenis prinsip ekonomi dibagi menjadi tiga kegiatan berkaitan dengan tugasnya dalam kegiatan ekonomi yaitu produksi (produsen), distribusi (distributor) dan konsumsi (konsumen).
1. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi
Prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi adalah dasar dalam menghasilkan barang dan jasa sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi dan pengorbanan tertentu. 
Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi
  • Membuka tempat usaha dekat dengan lokasi bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran
  • Menentukan harga jual yang menguntungkan
  • Memakai bahan baku yang berkualitas bagus, namun dengan harga paling murah
  • Memakai sumber daya dengan efisien
  • Menggunakan tenaga kerja yang ahli dan terampil
  • Memakai alat dan mesin dengan produktivitas yang tinggi namun dengan biaya yang reltif rendah
  • Menentukan barang dan jasa yang nantinya akan dihasilkan
prinsip ekonomi pengertian, contoh, jenis
2. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi
Prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi adalah sistem dan kegiatan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Rabu, 02 Oktober 2019

Ngoreksi hasil PTS tahun 2019 prakarya kelas XII

SOAL MID SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020
                                    GURU MATA PELAJARAN : ARIF WAMBUDI S.Pd.,
                                                Mata Pelajaran                    : Prakarya / KWU

1.       Kriya berasal dari kata ... yang berasal dari bahasa .... ?
2.       Biaya di luar biaya produksi di sebut biaya ... ?
3.       Jelaskan beberapa tujuan promosi ... ?
4.       Apa saja yang termasuk dalam sumber daya manajemen ... ?
5.       Apa saja strategi pemasaran dalam media sosial ... ?
6.       Tas dan dompet merupakan kerajinan yang di buat untuk pemenuhan kebutuhan ... ?
7.       Apa kepanjangan dari HPP ... ?
8.       Rincian Usaha Membuat 15 tempat pensil rajut..

RINCIAN (RP)
  TOTAL (RP)
Alat dan Bahan


1.       Gunting
1 X  5.000
5.000
2.       Jarum rajut
1 X  5.000
5.000
3.       Ritsleting
15 X  5.000
75.000
4.       Jarum jahit
1 X  2.000
2.000
5.       Benang jahit
1 X  2.000
2.000
Kemasan


1.       Label merek
15X  1.000
15.000
2.       Plastik bungkus
15 X  100
1.500
3.       Kardus
15 X  2.000
30.000
Tenaga kerja
      0

Biaya overhead


Bensin untuk transportasi membeli alat dan bahan
20.000
20.000



Total biaya produksi


              Cari total biaya produksi dan hitunglah HPP nya ... ?
9.       Apa saja komponen-komponen dalam perencanaan usaha ... ?
10.   Apasaja Macam- macam kerajinan yang berdasarkan inspirasi budaya lokal... ?
11.   Apasaja ciri-ciri dalam sistem konsinyasi ... ?

Latihan soal PAS Kewirausahaan kelas XI

  Asalamu'alaikum anak2 ku kelas XI minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin ya anak2ku, ✨ Semangat kembali mengikuti Pembelajaran...