Jumat, 10 Mei 2019

MAKALAH SURVEY KLS XI IPS 1

Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian ( Persero ) Tbk.


C:\Users\mabuhay\Pictures\SMAZGA\images-4.jpeg
Disusun oleh :
  1. Andika Putra Febriansyah
  2. Bintang Widia Sandi Haryawan
  3. Deni Juliyanto
  4. M. Faisal Asdino
  5. M. Rizky Andi
  6. Rahmat Abdullah Putra
  7. Reydandi Setiawan


SMA AL – AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG


TAHUN  PELAJARAN 2018 / 2019


KELAS XI. IPS 1


Makalah Tentang Mekanisme kerja dari PT. Pegadaian ( Persero )


2019


Kata Pengantar


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang yang telah memberikan petunjuk dan bimbingan sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian ( Persero )  ini tepat dengan waktunya. Sholawat beserta salam kami curahkan kepada Nabi Muhammad SAW kepada para sahabat, keluarga dan semoga tercurah kepada kita selaku umatnya.


Dengan mengucapkan hamdallah kami dapat menyelesaikan Makalah Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian ( Persero )  ini untuk memenuhi salah satu tugas sekolah Media Pembelajaran Ekonomi. Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Arif Wambudi S.Pd yang telah mendukung dan membantu dalam penyusunan Makalah ini.


Kami menyadari bahwa Makalah ini jauh dari kesempurnaan, maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun agar pembuatan Makalah ini selanjutnya dapat lebih baik. Akhir kata kami berharap semoga Makalah Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian ( Persero ini bermanfaat bagi Kami dan para pembaca.




Bandar Lampung,  April 2019




Penulis





Pertanyaan


1. Bagaimana sistem mekanisme kerja Pegadaian Konvensional dan Syariah ?
2. Bagaimana PT. Pegadaian melaksanakan mekanisme sistem kerjanya yang berkaitan      dengan pedoman pengadaan barang dan jasa sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN tahun 2008 – 2012 ?
3. Apa sih tujuan diadakannya sistem mekanisme kerja tentang pedoman pengadaan barang dan jasa bagi PT. Pegadaian maupun masyarakat umum ?
4. Apa yang menjadi tujuan pelaksanaan pedoman pengadaan barang dan jasa bagi PT. Pegadaian, dan apa sajakah yang harus diutamakan dalaam sistem ini ?
5. Bagaimana PT. Pegadaian menerapkan kerangka kerja manajemen resiko yang tepat dan konsisten dalam implementasi pertumbuhan bisnis yang berekelanjutan ?
6. Bagaimana PT. Pegadaian meminimalisir praktik – praktik gratifikasi yang terjadi di tubuh internal Perusahaan dalam rangka program kebijakan anti korupsi ?
7. Apa yang menjadi program PT. Pegadaian dalam mensuseskan program haji bagi orang – orang yang berminat ke Tanah Suci , Mekkah yang telah digalakkan oleh Kementerian Agama RI ?
8. Apa yang menjadi keunggulan dari program Arrum Haji bagi masyarakat luas ?
9. Apakah boleh berhaji dalam keadaan berhutang sesuai Produk Arrum Haji ?
10. Bagaimana tanggapan masyarakat atas diadakannya Produk Tabungan Emas yang bermanfaat bagi siapapun ?
11. Apa yang dimaksud dengan produk Tabungan Emas di Pegadaian ?
12. Apa saja keunggulan dari produk Tabungan Emas ini ?
13. Apa saja persyaratan yang harus dilengkapi dalam Produk Tabungan Emas sini ?
14. Apakah dengan sertifikat tanah, seorang pengusaha maupun Petani bisa menggadaikan sertifikatnya di PT. Pegadaian ?
15. Apa yang dimaksud dengan produk Rahn Tasjily Tanah ?
16. Tolong sebutkan, apa saja keunggulan dari produk Rahn Tasjily Tanah yang sedang dikembangkan oleh PT. Pegadaian ?
17. Apa saja persyaratan yang harus dilakukan nasabah baik itu pengusaha mikro dan petani untuk menggadai produk Rahn Tasjily Tanah dengan menggunakan sertifikat tanah ?
18. Berapa saja jangka waktu angsuran di dalam kategori Rahn Tasjily Tanah Reguler maupun fleksi ?
19. Apa perbedaan antara Pinjaman Rahn Tasjily Tanah Reguler dengan Pinjaman Rahn Tasjily Tanah Fleksi di dalam produk Rahn Tasjily Tanah ?
20. Apa saja yang menjadi keunggulan utama dalam pinjaman Rahn Tasjily Tanah ?
21. Bagaimana alur dan prosedur transaksi Rahn Tasjily Tanah di PT. Pegadaian ?

Jawaban


1. a. Pegadaian Konvensional
Sistem yang digunakan ialah “ orang yang perlu uang datang ke tempat pegadaian, mereka akan menyerahkan barang yang akan digadaikan, barang yang akan digadaikan ini akan ditaksir oleh petugas, dan nilai taksirannya akan diberikan dalam bentuk uang. Sehingga orang yang memerlukan uang itu akan menerima sejumlah uang, sesuai nilai taksir barang yang digadaikannya. Mereka biasanya menggadaikan barangnya selama 4, 6 bulan, sesuai yang disepakati, tapi biasanya tidak lebih dari 1 tahun. Jadi biasanya kegunaannya ini agak berbeda dari bank yang bisa 2 atau 3 tahun, ini untuk kegunaan yang mendesak. Dari jumlah uang yang diberikan tersebut, maka pegadaian akan mengenakan jasa uang, atau yang di perbankan disebut bunga. Sehingga orang yang menggadaikan tadi akan membayarkan bunga, dan pada saat jatuh temponya mereka akan membayar kembali barang tersebut, sehingga mereka memperoleh kembali barangnya.”
b. Pegadaian Syariah
“Dalam sistem syariah, kami dari Pihak Pegadaian selalu menggunakan alur sistem pelaksanaan yaitu yang pertama, apabila ada orang yang membutuhkan uang dan mereka datang ke pegadaian syariah, maka secara teknis akan dilakukan penaksiran terhadap barang yang akan digadaikan. Kemudian setelah dilakukan penaksiran terhadap barang yang digadaikan, orang tersebut akan mendapatkan sejumlah dana sesuai nilai taksiran tersbut. Sampai sini masih sama dengan pegadaian konvensional, di mana terjadi proses pinjam-meminjam uang. Di dalam pegadaian syariah juga, perbedaan berikutnya, yang dilakukan sejauh ini hanya gadai emas saja. Sehingga dalam pegadaian syariah ini masih terbatas dalam emas saja dan dikenakan biaya penyewaan tempat penitipan. Sama dengan konvensional, di pegadaian syariah pun jangka waktunya tidak panjang. Hanya sekitar 4, 6, 8 atau 12 bulan saja.”


2. Pihak Pegadaian telah membuat dan memperbaharui Pedoman Pengadaan barang dan jasa bagi PT Pegadaian (Persero) sebagai pedoman pelaksanaan teknis dan administratif yang jelas, sehingga memudahkan bagi para perencana, pelaksana serta pengawas dalam proses pengadaan barang dan jasa sesuai fungsi, tugas, hak dan kewajiban masing-masing yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di Perusahaan. Pengadaan barang dan jasa wajib dilaksanakan dengan prinsip dan kaidah yang berlaku dalam proses pengadaan barang dan jasa.


3. Tujuannya adalah agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa berjalan secara efisien, efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).


4.   a.  Penggunaan produksi dalam negeri, rancang bangun dan perekayasaan nasional, serta  perluasan kesempatan bagi usaha kecil, sepanjang kualitas, harga, dan tujuannya dapat dipertanggungjawabkan.
b. Sinergi antar BUMN, anak Perusahaan BUMN, dan/atau Perusahaan terafiliasi BUMN atau antar anak perusahaan BUMN dan/atau antar perusahaan terafiliasi BUMN dalam rangka meningkatkan efisiensi usaha.
5. Dalam operasional bisnisnya Perusahaan menghadapi berbagai risiko yang dikelola secara komprehensif, yang mencakup seluruh aspek risiko (enterprise wide basis). Perusahaan secara proaktif mengevaluasi dan menyempurnakan kebijakan manajemen risiko yang disesuaikan dengan perubahan kondisi makro ekonomi, strategi Perusahaan dan mengacu kepada ketentuan regulator terbaru serta best practices. Melalui pelatihan dan sosialisasi yang terencana kepada karyawan serta kerjasama dan koordinasi yang baik dengan lini bisnis terkait, Perusahaan berhasil memitigasi dampak negatif dari ketidakpastian kondisi ekonomi global maupun suasana politik Indonesia.
6. PT Pegadaian (Persero) dalam setiap pelaksanaan kegiatan usahanya harus selalu berpedoman pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang salah satunya menghindari praktik-praktik gratifikasi. Dalam kegiatan bisnis, pada umumnya perusahaan tidak terlepas dari hubungan dan interaksi antara para pihak baik internal maupun eksternal yang saling menjalin kerja sama yang harmonis, serasi dan berkesinambungan dengan tidak melupakan etika dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini penting dibudayakan di lingkungan Perusahaan sebagai suatu proses pembelajaran bagi insan Perusahaan dalam mewujudkan Insan Perusahaan yang mempunyai harkat, martabat dan citra yang tinggi dalam hubungan bisnis.
7. Jadi, dalam hal ini PT. Pegadaian membuka suatu program yakni bernama Arrum Haji supaya masyarakat luas dapat merasakan mendapatkan porsi kuota hajinya dengan cara mudah dari memberikan jaminan emas sebesar 15 gram yang cepat dan pasti serta menyerahkan persyaratan – persyaratan lainnya seperti membawa KTP / paspor serta membawa bukti asli setoran awal BPIH , SPPH, dsb.
8.    a. Memperoleh tabungan haji yang langsung dapat digunakan untuk memperoleh nomor  porsi haji.
b. Kepastian Nomor Porsi.
c. Proses Mudah.
d. Emas dan Dokumen haji aman tersimpan di Pegadaian
e. Mu'nah 0,95% Taksiran
f. Layanan Profesional
g. Biaya pemeliharaan barang jaminan terjangkau
h. Pinjaman Sebesar Biaya Pendaftaran haji
9. Menurut hukum agama islam , nasabah diharuskan melunasi hutang atau pinjamannya terlebih dahulu sebelum menunaikan ibadah haji.
10. Tanggapannya yakni persyaratan yang sangat mudah dan sempurna membuat hati masyarakat menjadi gembira dengan produk Tabungan Emas ini, siapapun bisa memiliki dengan cara melakukan transaksi sebesar Rp 10. 000 yang pada akhirnya harus dicicil terlebih dahulu serta mengisi formulir pembukaan rekening Tabungan Emas.
11. Tabungan emas adalah layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga terjangkau. Layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas.
12.   a. Pegadaian Tabungan Emas tersedia di Kantor Cabang di seluruh Indonesia
b. Top up saldo Tabungan Emas dapat dilakukan secara online melalui aplikasi  Pegadaian Digital Service
c. Pembelian emas dengan harga terjangkau (mulai dari berat 0,01 gram)
d. Layanan petugas yang profesional.
e. Alternatif investasi yang aman untuk menjaga portofolio aset.
f. Mudah dan cepat dicairkan untuk memenuhi kebutuhan dana Anda.
13. a. Fotokopi identitas diri (KTP/ SIM/ Passpor) yang masih berlaku
b. Mengisi formulir pembukaan Rekening Tabungan Emas
c. Membayar Biaya Administrasi sebesar Rp. 10.000,- dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp. 30.000

14.  Bisa, baik pengusaha maupun petani dapat menggadikan sertifikatnya di Pegadaian disebabkan dalam Syariat Islam mengatur agar pemilik tanah pertanian / lainnya bisa mengolahnya menjadi tanah yang produktif. Negara dapat membantuinya dalam menyediakan sarana produksi pertanian seperti irigasi, dan sejenisnya. Saat ini, tanah memiliki berbagai fungsi sesuai dengan pemenuhan kebutuhan kontemporer. Selain ditata kelola agar produktif ternyata tanah juga bisa dijadikan agunan untuk gadai. Salah satunya contoh pemanfaatannya lewat produk yang dikeluarkan oleh Pegadaian Syariah yakni Rahn Tasjily Tanah.
15. Fitur layanan Rahn yang jaminannya berupa bukti kepemilikkan tanah atau sertifikat tanah yangt ditujukkan kepada petani dan pengusaha mikro untuk mengembangkan usaha.
16. a. Produk ini tersedia di outlet Pegadaian Syariah di seluruh Indonesia
b. Fakta di lapangan menyatakan bahwasanya PT. Pegadaian Syariah adalah perusahaan BUMN sehingga kreditibilitasnya terjamin.
c. Pinjaman yang diberikan juga kompetetif mulai dari Rp 1 juta – 200 juta.

17. a. Persyaratan usaha mikro
1) FC KTP Suami – istri
2) FC KK dan pas foto
3) FC Buku Nikah
4) FC Surat keterangan usaha
5) FC IMB untuk pinjaman diatas 50 juta
6) PBB tahun terakhir
b. Persyaratan karyawan
1) FC KTP Suami – istri
2) FC KK dan pas foto
3) FC Buku Nikah
4) FC Kartu Pegawai dan SK
5) FC asli slip gaji 2 bulan terakhir
6) FC Buku Tabungan 3 bulan terakhir
7) FC IMB untuk pinjaman diatas 50 juta
8) PBB tahun terakhir



18. a. Kategori Rahn Tasjily Tanah Reguler
Dalam kategori ini hanya berkisar 12, 18, 24, 36, 48, dan 60 bulan.
b. Kategori Rahn Tasjily Tanah Fleksi
Dalam kategori ini hanya berkisar 3 – 6 bulan. Bahkan alternatif pilihan jangka waktunya adalah 12, 24, 36, 48, dan 60 bulan.

19. a. Pinjaman Rahn Tasjily Tanah Reguler
Adalah Rahn Tasjily Tanah yang kewajibannya dibayarkan oleh rahim dengan cara angsuran yang disetor setiap bulan.
b.  Pinjaman Rahn Tasjily Tanah Fleksi
Adalah pinjaman Rahn Tasjily Tanah yang kewajibannya dibayarkan oleh rahim dengan sekali bayar dan berkala. ( 3, 4, dan 6 bulan )

20. Keunggulan utama skema Rahn Tasjily Tanah adalah transaksinya yang sesuai dengan prinsip syariah. Pegadaian syariah punya Dewan Pengawas Syariah yang mengawasi kesesuaian produknya dengan syariah islam. Selain itu, prosedur dan alur bisnis ini mudah dilakuakn dan prosesnya cepat.
21. Alurnya dimulai dengan nasabah menggadaikan sertifikat tanah di Pegadain Syariah. Setelah itu, nilai tanah ditaksir sehingga diperoleh nominal nilai taksiran. Dari nilai taksiran itu, Pegadaian Syariah menentukan biaya jual beli manfaat tempat sewa dna jasa penjagaan agunan sertifikat tanah. Selanjutnya nasabah mendapatkan pinjaman dari Pegadaian Syariah berupa sejumlah uang dengan nominal tertentun yang harus dikembalikkan sesuai dengan jumlah uang yang dipinjam nasabah. Uang pinjaman ini boleh tunai / ditransfer. Berdasarkan alur itu, bisa diketahui bahwa jumlah uang yang harus dibayarkan nasabah adalah senilai pinjaman ditambah dengan senilaiu harga jual beli manfaat dan jasa atas pemeliharaan agunan.












PENUTUP

Segala puji bagi Allah swt. Sebagai dzat Yang Maha segalanya, sesungguhnya hanya kepada – Nya memohon pertolongan, ampunan, dan petunjuk. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan perilaku. Shalawat serta salam penulis haturkan kepangkuan Nabi akhir zaman Rasulullah Muhammad SAW.


Dengan mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah, penulis dapat menyelesaikan naskah Makalah Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian ( Persero ) ini. Sungguh kecongkakan intelktual bilamana penulis menganggap  bahwa Makalah Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian (Persero ) yang penulis susun sempurna dan bersifat final. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Makalah ini tentunya masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karenanya saran, kritik, dan masukkan yang bersifat konstruktif dari pembaca sangat saya harapkan demi tercapainya kesempurnaan Makalah ini di masa mendatang.


Akhirnya tak lupa penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis sehingga penulisan Makalah ini dapat terselesaikan dengan jalan yang sesuai prosedur dari seorang guru. Semoga semua pihak tanpa disebut namanya, mendapatkan balasan yang baik dan setimpal. Semogas Makalah Survei Ekonomi ke PT. Pegadaian ( Persero ) ini bermanfaat bagi kita semua dan tentunya selalu mendapat Hidayah dan Maghfirah dari Allah Rabbul Izzaty. Amin Ya Robbal’ Alamiiin.









MAKALAH ANALISI KLS XI

Kata Pengantar


Pertama-tama kami panjatkan puja & puji syukur atas rahmat & ridho Allah SWT, karena tanpa Rahmat & RidhoNya, kita tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Pak Arif Wambudi S.Pd selaku guru Ekonomi yang membimbing kami dalam pengerjaan tugas makalah ini.
Dalam makalah ini kami membahas tentang Manajemen Perbankan. Harapan kami selaku penulis adalah agar para pembaca setelah melihat isi makalah ini dapat mengerti dan memahami materi yang kami bahas.
Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum kami ketahui,. maka dari itu kami mohon saran & kritik dari guru dan teman-teman agar kedepannya kami bisa membuat makalah dengan lebih sempurna.






















Daftar Isi


KATA PENGANTAR   
DAFTAR ISI    


BAB I PEMBAHASAN


Mengetahui Fungsi Planning dalam Manajemen


Mengetahui Fungsi Organizing dalam Manajemen


Mengetahui Fungsi Actuating dalam Manajemen


Mengetahui Fungsi Controlling dalam Manajemen


BAB II PENUTUP


Kesimpulan










BAB I


Secara umum, ada empat fungsi manajemen yang sering orang menyebutnya “POAC”, yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Suatu manajemen bisa dikatakan berhasil jika keempat fungsi di atas bisa dijalankan dengan baik. Kelemahan pada salah satu fungsi manajemen akan mempengaruhi manajemen secara keseluruhan dan mengakibatkan tidak tercapainya proses yang efektif dan efisien.


  • Planning dalam Manajemen
Planning meliputi pengaturan tujuan dan mencari cara bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut. Planning telah dipertimbangkan sebagai fungsi utama manajemen dan meliputi segala sesuatu yang manajer kerjakan. Di dalam planning, manajer memperhatikan masa depan, mengatakan “Ini adalah apa yang ingin kita capai dan bagaimana kita akan melakukannya”.
Membuat keputusan biasanya menjadi bagian dari perencanaan karena setiap pilihan dibuat berdasarkan proses penyelesaian setiap rencana. Planning penting karena banyak berperan dalam menggerakan fungsi manajemen yang lain. Contohnya, setiap manajer harus membuat rencana pekerjaan yang efektif di dalam kepegawaian organisasi. Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan antara lain :
  • Menetapkan pasar sasaran
  • Merumuskan strategi untuk mencapai pasar sasaran tersebut
  • Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
  • Menetapkan standar / indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan pasar sasaran
Strategi dan taktik dalam fungsi perencanaan dapat ditentukan dengan menggunakan metode analisis SWOT. Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal yang terlibat sebagai inputan untuk perancangan proses sehingga proses yang dirancang dapat berjalan optimal, efektif, dan efisien. Namun analisis SWOT bisa sangat subjective. Bisa saja terjadi 2 orang menganalisa 1 perusahaan yang sama menghasilkan SWOT yang berbeda. Dengan demikian, hasil analisa SWOT hanya boleh digunakan sebagai arahan dan bukan pemecahan masalah. Pembuat analisa harus sangat realistis dalam menjabarkan kekuatan dan kelemahan internal. Kelemahan yang disembunyikan atau kekuatan yang tidak terjabarkan akan membuat arahan strategi menjadi tidak bisa digunakan.


  • Organizing dalam Manajemen
Organizing adalah proses dalam memastikan kebutuhan manusia dan fisik setiap sumber daya tersedia untuk menjalankan rencana dan mencapai tujuan yang berhubungan dengan organisasi. Organizing juga meliputi penugasan setiap aktifitas, membagi pekerjaan ke dalam setiap tugas yang spesifik, dan menentukan siapa yang memiliki hak untuk mengerjakan beberapa tugas.
Aspek utama lain dari organizing adalah pengelompokan kegiatan ke departemen atau beberapa subdivisi lainnya. Misalnya kepegawaian, untuk memastikan bahwa sumber daya manusia diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Memekerjakan orang untuk pekerjaan merupakan aktifitas kepegawaian yang khas. Kepegawaian adalah suatu aktifitas utama yang terkadang diklasifikasikan sebagai fungsi yang terpisah dari organizing. Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian antara lain :
  • Mengalokasikan sumber daya / sarana, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan.
  • Adanya struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab, sehingga setiap pekerja akan bergerak dan bertindak sesuai dengan job description dan kewenangannya dan memiliki tanggung jawab dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang telah dilaksanakan.
  • Kegiatan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja, hal ini sangatlah penting agar dapat menyegarkan dan menambah wawasan pekerja.
  • Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat atau dengan kata lain strategi yang telah ditetapkan harus dilaksanakan oleh pekerja yang dinilai mampu dan layak dan memiliki pengetahuan yang cukup di bidangnya.

  • Actuating dalam Manajemen
Actuating adalah peran manajer untuk mengarahkan pekerja yang sesuai dengan tujuan organisasi. Actuating adalah implementasi rencana, berbeda dari planning dan organizing. Actuating membuat urutan rencana menjadi tindakan dalam dunia organisasi. Sehingga tanpa tindakan nyata, rencana akan menjadi imajinasi atau impian yang tidak pernah menjadi kenyataan. Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi antara lain :
  • Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
  • Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan dan menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.

  • Controlling dalam Manajemen
Controlling, memastikan bahwa kinerja sesuai dengan rencana. Hal ini membandingkan antara kinerja aktual dengan standar yang telah ditentukan. Jika terjadi perbedaan yang signifikan antara kinerja aktual dan yang diharapkan, manajer harus mengambil tindakan yang sifatnya mengoreksi. Misalnya meningkatkan periklanan untuk meningkatkan penjualan.


Fungsi dari controlling adalah menentukan apakah rencana awal perlu direvisi, melihat hasil dari kinerja selama ini. Jika dirasa butuh ada perubahan, maka seorang manajer akan kembali pada proses planning. Di mana ia akan merencanakan sesuatu yang baru, berdasarkan hasil dari controlling. Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian antara lain :
  • Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Hal ini harus secara rutin dilakukan supaya terlihat pada point mana target yang telah tercapai dan target yang belum tercapai sehingga dapat diambil langkah penyelesaian.
  • Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan. Langkah ini harus selalu dilakukan agar setiap kesalahan yang ada dapat segera diperbaiki.
  • Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis bank.










BAB II


Kesimpulan
Jadi, ada empat fungsi manajemen yang sering orang menyebutnya “POAC”, yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Suatu manajemen bisa dikatakan berhasil jika keempat fungsi di atas bisa dijalankan dengan baik. Kelemahan pada salah satu fungsi manajemen akan mempengaruhi manajemen secara keseluruhan dan mengakibatkan tidak tercapainya proses yang efektif dan efisien.

  • Planning meliputi pengaturan tujuan dan mencari cara bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Organizing adalah proses dalam memastikan kebutuhan manusia dan fisik setiap sumber daya tersedia untuk menjalankan rencana dan mencapai tujuan yang berhubungan dengan organisasi.
  • Actuating adalah peran manajer untuk mengarahkan pekerja yang sesuai dengan tujuan organisasi.
  • Controlling, memastikan bahwa kinerja sesuai dengan rencana.

Latihan soal PAS Kewirausahaan kelas XI

  Asalamu'alaikum anak2 ku kelas XI minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin ya anak2ku, ✨ Semangat kembali mengikuti Pembelajaran...